Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rabu 11 Mei, Pasar Soroti Berita Ini

Samuel Sekuritas Indonesia mengemukakan dalam perdagangan hari ini, Rabu (11/5/2016), pasar menyoroti sejumlah berita dari dalam dan luar negeri
Linda Teti Silitonga
Linda Teti Silitonga - Bisnis.com 11 Mei 2016  |  08:23 WIB
Presiden Joko Widodo (kanan) berdiskusi dengan Menko Perekonomian Darmin Nasution. - Antara
Presiden Joko Widodo (kanan) berdiskusi dengan Menko Perekonomian Darmin Nasution. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA- Samuel Sekuritas Indonesia mengemukakan dalam perdagangan hari ini, Rabu (11/5/2016), pasar menyoroti sejumlah berita dari dalam dan luar negeri.

Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia Rangga Cipta dalam risetnya yang diterima hari ini, Rabu (11/5/2016) mengatakan berita yang disorot pasar adalah:

Berita global

  • Industrial Production Jerman memburuk ke -1,3% YoY dari -0,5% YoY di April 2016. (Bloomberg)
  • Small business confidence AS naik ke 94,6 dari 93,6 di April 2016. (Bloomberg)

Berita domestik

  • Standard and Poor’s mengapresiasi reformasi kebijakan ekonomi yang ditempuh pemerintahan Presiden Joko Widodo. (Investor Daily)
  • Hingga minggu kedua Mei 2016 realisasi penerimaan Negara mencapai 23% sementara realisasi belanja mencapai 28% dari target sehingga defisit anggaran mencapai 1,3% terhadap PDB. (Kontan)
  • Penjualan sepeda motor Apr 2016 mencapai 501.564 unit, merosot 14,02% dibandingkan Maret 583.339 unit. Sementara jika dibandingkan April 2015, penjualan juga turun 6,9% dari 538.746 unit. (Investor Daily)
  • OJK akan pangkas target pertumbuhan kredit 2016 yang 13%-14% YoY. (Kontan)
  • Cadangan devisa Indonesia April 2016 naik ke US$107,7 miliar dari US$107,5 miliar. (Bloomberg)
  • Paket kebijakan ekonomi XIII akan terbit pekan ini atau pekan depan. Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. (Bisnis Indonesia)
  • Penyaluran kredit usaha rakyat hingga 7 Mei 2016 sudah mencapai Rp 39,12 triliun atau 37,9% dari target tahun 2016. (Kontan)
  • Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan menghapus kebijakan 3 in 1 mulai Senin (16/5/2016) mendatang. (Investor Daily)

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

soroti berita (28/1)
Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top