Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

ENERGI GEOTHERMAL: PGE Bor Sumur Panas Bumi Hululais

PT Pertamina Geothermal Energy (PT PGE) proyek Hululais telah melakukan pengeboran sumur panas bumi terdalam di Indonesia, dengan kedalaman akhir mencapai 3.203 meter kedalaman ukur (mku)
Annisa Lestari Ciptaningtyas
Annisa Lestari Ciptaningtyas - Bisnis.com 25 Maret 2016  |  01:55 WIB
Sejumlah pekerja berdiri di depan sumur uap di lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang, Bandung, Jawa Barat - Antara/Prasetyo Utomo
Sejumlah pekerja berdiri di depan sumur uap di lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang, Bandung, Jawa Barat - Antara/Prasetyo Utomo

Bisnis.com, JAKARTA-- PT Pertamina Geothermal Energy (PT PGE) proyek Hululais telah melakukan pengeboran sumur panas bumi terdalam di Indonesia, dengan kedalaman akhir mencapai 3.203 meter kedalaman ukur (mku).

Berdasarkan rilis perseroan sumur dengan nama HLS-E/1 ini dibor pertama kali pada 28 November 2015 menggunakan rig PDSI type N110/M3-28 dan dinyatakan selesai pada 12 Maret 2016, sesuai target yang telah ditetapkan.

Sumur geothermal terdalam di Indonesia sebelumnya adalah sumur AWI 9-9 di lapangan panas bumi Gunung Salak dengan kedalaman akhir mencapai 31

Lokasi Proyek Hululais terletak di terletak di Kabupaten Lebong, Propinsi Bengkulu yang berjarak sekitar 180 km dari kota Bengkulu. Melalui project Hululais, PGE diharap mampu menyumbang listrik sebesar 1x55 MW pada Januari 2018 dan tambahan 1x55 MW pada Desember 2019.

PT. PGE mengoperasikan 8 lapangan secara “Own Operation” terdiri dari 4 lapangan komersial (Kamojang : 235 MW, Ulubelu : 110 MW, Lahendong: 80 MW dan Sibayak: 12 MW) dan 4 lapangan dalam tahap pengembangan (Lumut Balai, Karaha, Hululais, Sungai Penuh).

Saat ini, total kapasitas terpasang PT PGE sebesar 437 MW setelah beroperasinya PLTP Kamojang Unit 5 yang merupakan pengembangan dari Area Kamojang. Peresmian beroperasinya PLTP Kamojang 5 dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, pada tanggal 5 Juli 2015.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLTP Kamojang
Editor : Linda Teti Silitonga
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top