Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KEKAYAAN INTELEKTUAL: Pemerintah Janjikan Insentif bagi Pencipta

Pemerintah siap memberikan insentif bagi pencipta produk kekayaan intelektual dari dalam negeri yang berasal dari dana daftar isian pelaksanaan anggaran Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 25 Februari 2016  |  16:32 WIB
Inovator - Ilustrasi
Inovator - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah siap memberikan insentif bagi pencipta produk kekayaan intelektual dari dalam negeri yang berasal dari dana daftar isian pelaksanaan anggaran Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H Laoly baru saja meluncurkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM (Permenkumham) No. 4/2016 tentang Insentif Kekayaan Intelektual.

Regulasi tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah untuk mendorong dan memberi perlindungan hukum pemohon, khususnya yang berasal dari lembaga pendidikan, litbang pemerintah, UMKM, dan warga binaan pemasyarakatan.

"Regulasi tersebut akan memudahkan masyarakat dalam melindungi karya-karya intelektualnya karena terbantu dalam hal biaya," kata Yasonna kepada wartawan, Kamis (25/2/2016).

Dia menambahkan regulasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan jumlah karya dan kreasi masyarakat Indonesia yang diajukan ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.

Menurutnya, jumlah permohonan kekayaan intelektual yang diajukan oleh warga mencerminkan posisi kemajuan IPTEK nasional dari negara tersebut. Selain itu bisa menjadi indikator kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hak kekayaan intelektual
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top