Blok Nunukan Beroperasi 2019

Blok Nunukan, Kalimantan Utara melalui dua lapangan yaitu Badik dan West Badik yang ditargetkan beroperasi pada 2019.
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 15 Februari 2016  |  19:43 WIB
Blok Nunukan Beroperasi 2019
Blok migas - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Blok Nunukan, Kalimantan Utara melalui dua lapangan yaitu Badik dan West Badik yang ditargetkan beroperasi pada 2019.

Lapangan Badik dan West Badik diperkirakan dapat memproduksi minyak sekitar 1.800 barel per hari dan gas hingga 60 juta standar kaki kubik (Million Standard Cubic Feet per Day/MMscfd). Lapangan Badik dan West Badik tak saja mengembangkan 8 sumur dan 3 anjungan lepas pantai. Jalur pipa bawah laut dan pembangunan fasilitas penerima darat (onshore processing facility/OPF) di Pulau Bunyu.

Di Pulau Bunyu terdapat peluang bahwa Kilang Metanol Bunyu (KMB) dioperasikan kembali. Untuk itu, katanya, akan dilakukan kajian berupa front end engineering design (FEED). Bila semua aspek bisa diselesaikan sesuai jadwal, diperkirakan pada 2016 FID bisa diputuskan. Alhasil, ditargetkan proyek beroperasi pada 2019.

Gunung Sardjono Hadi, Presiden Direktur PT Pertamina Hulu Energi (PHE), anak usaha Pertamina yang mengelola Blok Nunukan, mengatakan pihaknya telah melakukan pembicaraan dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Dalam pertemuan tersebut, respons positif pemerintah daerah bisa membuat proyek berjalan dengan cepat.

"Hasil kunjungan ke Provinsi Kalimantan Utara sangat positif sekali. Pemprov Kaltara sangat mendukung proyek ini bisa segera dieksekusi," ujarnya saat dihubungi wartawan, Senin (15/2/2016).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
nunukan

Editor : Martin Sihombing
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top