Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Petugas Pengawalan KRL Tangkap Pelaku Pelecehan di KRL

Telah terjadi tindak pelecehan di Commuter Line (kereta listrik/KRL) hari ini Selasa (2/2/2016) sekitar pukul 19.30 di KA 1854 relasi Jakarta Kota - Bogor.
Atiqa Hanum
Atiqa Hanum - Bisnis.com 03 Februari 2016  |  01:40 WIB
Penumpang KRL Commuter Line.  - Antara/Vitalis Yogi Trisna
Penumpang KRL Commuter Line. - Antara/Vitalis Yogi Trisna

Bisnis.com, JAKARTA— Telah terjadi tindak pelecehan di Commuter Line (kereta listrik/KRL) hari ini Selasa (2/2/2016) sekitar pukul 19.30 di KA 1854 relasi Jakarta Kota - Bogor.

Manager Corporate Communication PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) Eva Chairunisa menjelaskan kronologi kejadian bermula saat korban berinisial GS (15 thn) sedang berdiri di kereta dan berdekatan dengan pelaku yang bernama Jalalludin Hasibuan (55 th ) warga Kawung Luwuk - Tegal Gundil kota Bogor.

“Pada saat korban hendak turun di Stasiun Lenteng Agung, pelaku melakukan tindakan pelecehan dengan memegang bagian paha korban,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (2/2/2016).

Eva menambahkan korban berteriak langsung membuat petugas pengamanan mendatangai pelaku. KRL sempat berhenti beberapa saat untuk mencari pelaku. Pelaku yang berprofesi sebagai pegawai negeri dan mengaku bekerja di kantor pajak Jakarta Utara tersebut langsung diamankan di Stasiun Lenteng Agung.

“Kasusnya saat ini telah diserahkan penanganannya ke Polsek Lenteng Agung,” paparnya.

PT KCJ, lanjutnya, menghimbau para pengguna jasa KRL untuk melaporkan kepada petugas apabila mengalami tindakan pelecehan dan melihat hal yang mencurigakan. Seluruh tindakan kriminal yang terjadi di lingkungan Stasiun dan KRL akan diserahkan ke pihak kepolisian untuk selanjutnya diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

krl jabodetabek
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top