Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pelni: Konektivitas Tol Laut Mampu Turunkan 25% Harga Sembako

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) mengklaim konektivitas Tol Laut melalui tiga rute freightliner yang dijalankan perusahaan lewat subsidi dari pemerintah mampu menurunkan harga sembilan bahan pokok sebesar 20%-25%.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 25 Januari 2016  |  19:24 WIB
Kapal Pelni - Antara
Kapal Pelni - Antara

Bisnis.com, JAKARTA—PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) mengklaim konektivitas Tol Laut melalui tiga rute freightliner yang dijalankan perusahaan lewat subsidi dari pemerintah mampu menurunkan harga sembilan bahan pokok sebesar 20%-25%.

Elfien Goentoro, Presiden Direktur PT Pelni, mengungkapkan dengan konektivitas terjangkau, harga-harga bahan pokok bisa turun sangat signifikan, misalnya harga gula, terigu dan bahan pokok sisanya bisa turun hingga 20-25% di Indonesia timur.

Jadi moda laut ini harus dikedepankan untuk menghubungkan konektivitas antara Barat dan Timur Indonesia. Pertumbuhan ekonomi di Barat harus diseimbangkan dengan yang di Timur,” ungkapnya, Jumat (22/1).

Ke depannya, perusahaan akan berupaya agar Tol Laut tidak hanya membawa sembilan bahan pokok semata, tetapi lebih menitikberatkan kepada kebutuhan sandang, pangan dan papan. Selain itu, perusahaan juga tengah mengusahakan agar daerah yang disinggahi kapal Tol Laut dapat memberikan hasil daerahnya untuk dibawa sebagai muatan balik.

Saat ini sedang diurus aturan bahwa masing-masing Bupati boleh memberikan hasil daerahnya untuk dibawa balik kapal. Kami sedang minta adanya Peraturan Menteri untuk itu sehingga ini akan sangat efisien,” paparnya.

Ke depannya, perusahaan akan fokus kepada segmen barang dan wisata bahari mengingat segmen penumpang pertumbuhannya cenderung stagnan.

Tahun 2015 jumlah penumpang sekitar 4 juta, padahal dulu bisa 8 juta. Soalnya dulu itu kan belum ada LCC (Low Cost Carrier) sehingga kapal selalu penuh dan menjadi primadona saat itu.”


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pelni Tol Laut
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top