Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemerintah Gelar Seminar Mendukung Implementasi UU Bangunan Gedung

Pemerintah menyelenggarakan rangkaian seminar guna mendukung pelaksanaan Undang-undang Bangunan Gedung yang menitikberatkan arsitektur yang berakar pada karakter bangsa.
Emanuel B. Caesario
Emanuel B. Caesario - Bisnis.com 01 Desember 2015  |  23:25 WIB
Pemerintah Gelar Seminar Mendukung Implementasi UU Bangunan Gedung
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—Pemerintah menyelenggarakan rangkaian seminar guna mendukung pelaksanaan Undang-undang Bangunan Gedung yang menitikberatkan arsitektur yang berakar pada karakter bangsa.

Pada Selasa (1/12/2015), Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyelenggarakan seminar bertema “Arsitektur, Kota, dan Ideologi Bangsa.”

Seminar ini merupakan rangkaian seminar bertema “Melembagakan Undang-undang Bangunan Gedung Menuju Kota Layak Huni dan Berkelanjutan” yang dilaksanakan atas kerja sama Kementerian PUPR dan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI).

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Andres Suhono mengatakan, seminar ini merupakan bentuk dukungan dari Kementerian PUPR sebagai penentu arah pembangunan dan pembuat kebijakan dalam rangka pelaksanaan Undang-undang Bangunan Gedung.

“Kementerian PU-PR perlu mendukung keprofesian bidang konstruksi terutama arsitek agar profesional Indonesia dapat semakin kuat dan dapat bersama-sama membangun Indonesia sesuai identitasnya dengan tidak tergerus tren-tren asing yang belum tentu sesuai dengan jati diri bangsa,” Andreas melalui siaran pers, Selasa (1/12/2015).

Ekonom yang pernah menjabat sebagai Menteri Negara Pengawasan Pembangunan dan Lingkungan Hidup, Emil Salim mengatakan, acara ini penting karena menyangkut jantung pembangunan Indonesia.

“Saya harap para arsitektur, pejabat, bangkit menunjukkan jati diri bangsa, menunjukkan semangat keadilan sosial sehingga pemilik tanah ikut menikmati manfaat value added dari pembangunan,” kata Emil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

arsitektur
Editor : Gita Arwana Cakti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top