Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Produsen Rokok Minta Peningkatan pasokan Tembakau Lokal

Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia meminta pemerintah mendukung pengembangan pasokan tembakau lokal guna memenuhi kebutuhan produksi rokok nasional.
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 18 Oktober 2015  |  20:43 WIB
Produsen Rokok Minta Peningkatan pasokan Tembakau Lokal
Pabrik rokok. - samperna.com

Bisnis.com, JAKARTA—Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia meminta pemerintah mendukung pengembangan pasokan tembakau lokal guna memenuhi kebutuhan produksi rokok nasional.

Ketua Umum Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (Gappri) Ismanu Soemiran mengharapkan pemerintah melakukan intensifikasi lahan untuk menanam tembakau jenis virginia. Selama ini, tembakau virginia—sebagai bahan baku SKM dan SPM banyak dihadirkan dari impor karena ketersediaan dalam negeri minim.

“Tidak bisa langsung dilarang untuk impor, karena pasokan dalam negeri minim. Makanya kami mengharapkan Kementerian Pertanian melakukan intensifikasi, tiga tahun optimis dapat panen,” tuturnya, belum lama ini.

Dalam kesempatan berbeda, Direktur Industri Minuman dan Tembakau Kemenperin Faiz Ahmad mengatakan pertumbuhan IHT jenis sigaret kretek mesin pertumbuhannya melejit daripada sigaret kretek tangan. Menurutnya, itulah mengapa permintaan tembakau virginia—sebagai bahan baku SKM dan SPM banyak dihadirkan dari impor tidak bisa ditekan.

Data Kemenperin menunjukkan, kebutuhan tembakau tahun ini mencapai 434.753,96 ton sementara cengkeh 144.377,16 ton pada 2015. Sementara itu, kebutuhan tembakau virginia dan rajangan diproyeksi berimbang. Untuk jenis virginia sendiri, impornya mencapai 120.270 ton.

“Permintaan virginia tidak sepenuhnya bisa dihadirkan dari lokal, harus impor. Karena pertumbuhan permintaan jenis yang tidak menggunakan tembakau rajangan meningkat tinggi,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri rokok
Editor : Bastanul Siregar

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top