Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KEBAYORAN ICON: Pengembang Targetkan Serah Terima Akhir 2015

Perusahaan pengembang properti Tamara Land melakukan prosesi penutupan atap (topping off) proyek mixed use development Kebayoran Icon di Jakarta, untuk mengejar target serah terima kunci pada akhir 2015
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 07 September 2015  |  10:18 WIB
KEBAYORAN ICON: Pengembang Targetkan Serah Terima Akhir 2015
Ilustrasi. JIBI

Bisnis.com, JAKARTA— Perusahaan pengembang properti Tamara Land melakukan prosesi penutupan atap (topping off) proyek mixed use development Kebayoran Icon di Jakarta, untuk mengejar target serah terima kunci pada akhir 2015.

Bangunan terpadu tersebut terdiri dari hunian vertikal, area perkantoran mini, dan kondominium hotel (kondotel).

Dalam mengoperasikan kondotel, perusahaan bekerja sama dengan Archipelago International dari group ternama Aston Hotel.

Dipasarkan pada awal 2014, apartemen Kebayoran Icon menjadi alternatif hunian premium di area Jakarta Selatan. Adapun harga awal masih dibanderol Rp19 juta per meter persegi.

Berlokasi di Kebayoran Lama, area ini relatif dekat dengan kawasan pusat bisnis (central business district) Sudirman dan bersisian dengan kawasan Senayan.

Presiden Direktur Tamara Land Anthony Putihrai menuturkan hadirnya Kebayoran icon dapat menjadi solusi hunian bagi para ekskutif muda dan pasangan yang baru menikah.

“Total unit apartemen yang kami sediakan berjumlah 256 unit yang terangkum dalam 24 lantai,” tuturnya dalam acara Seremonial Topping Off Kebayoran Icon di Jakarta, Senin (7/9/2015).

Anthony menjelaskan 5 lantai pertama dikembangkan menjadi lobi, area ritel, play group, dan tempat parkir.

Selanjutnya, Lantai 6 dibuat untuk kolam renang, sedangkan lantai 7 sampai dengan lantai 20 menampung unit apartemen tipe studio dan tipe 2 kamar tidur.

 “Selebihnya untuk unit apartemen dan fasilitas sky garden,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mixed use
Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top