Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TOL LAUT: Pelayaran Nasional Indonesia Operasikan 6 Freightliner

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) siap mengoperasikan enam unit freightliner dari delapan unit yang diminta oleh Kementerian Perhubungan guna mendukung program tol laut.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 12 Juni 2015  |  15:57 WIB
Kapal.  - jokowinomics
Kapal. - jokowinomics

Bisnis.com, JAKARTA — PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) siap mengoperasikan enam unit freightliner dari delapan unit yang diminta oleh Kementerian Perhubungan guna mendukung program tol laut.

Direktur Utama PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Sulistyo Wimbo Hardjito mengatakan siap mengoperasikan freightliner, tetapi dana dari penyertaan modal negara 2015 sebesar Rp500 miliar belum juga cair.
Kita sewa nanti tahap awal. Kalau PMN sudah turun jadinya kita beli,” ungkapnya, Jumat, (12/6/2015).
Wimbo mengatakan dana PMN dari pemerintah akan dipakai untuk pengadaan kapal, sementara dana PSO dari Kementerian Perhubungan akan dipakai untuk operasional kapal.
Rencananya, enam kapal freightliner ini akan berjalan di enam rute yang melewati Reo, Tual, Tobelo, Serui dan Anambas.
Pengadaan freightliner ini adalah bagian dari realisasi tol laut. Dengan kapal ini, Pelni akan bergerak dari barat dan mencari pasar di timur.
Wimbo melihat kawasan timur Indonesia memiliki produksi garam yang cukup tinggi sehingga komoditas tersebut bisa mengisi angkutan dari wilayah ini ke barat.
Dia menambahkan kapal yang akan dipakai sebagai angkutan barang berjadwal ini adalah kapal dengan kapasitas 200-700 TEUs.
Sebelumnya, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan kementeriannya segera mengucurkan dana senilai Rp320 miliar kepada Pelni untuk mengopersikan angkutan barang berjadwal.
Tujuan utama dari gagasan Menhub ini adalah guna memperlancar arus logistik di wilayah terpencil dan pulau terluar Indonesia. Jonan berharap angkutan barang berjadwal dengan kapal freightliner ini bisa berjalan pada Juli mendatang.
Kita coba paling lambat Juli itu sudah jalan freightliner. Itu ada 64 rute dibagi enam atau delapan line,” ungkapnya, beberapa waktu lalu.
Jonan akan menyerahkan subsidi perintis kepada Pelni dan penggunaannya untuk kapal baru atau sewa semua terserah Pelni.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Tol Laut
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top