Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo memastikan tahun ini pemerintah akan melakukan penghapusan bea masuk komponen kapal bagi seluruh industri di luar Batam.
Dia menyebutkan masih ada 88 perusahaan Batam yang sedang mengalami gejolak persaingan karena tingginya bea masuk komponen kapal di luar Batam yang mencapai 5%-12%. Sementara, 110 perusahaan di Batam memperoleh pembebasan bea masuk atau nol persen.
Dengan aturan itu akan membuat galangan kapal dalam negeri lebih bersaing. Semua akan sama seperti Batam, jadi semua seperti Batam, ucapnya di Muara Baru, Jakarta, Kamis (7/5/2015).
Untuk menuju pembebasan bea masuk, dia mengatakan pemerintah telah memberikan sejumlah insentif kepada industri seperti bebas pajak, bea masuk ditangguh oleh pemerintah dan tax allowance dipermudah.
Hingga saat ini, Kementerian Perindustrian telah memberikan insentif kepada dua perusahaan galangan kapal di luar Batam. Kedua perusahaan tersebut sudah mendapatkan stimulus berupa bea masuk ditanggung pemerintah (BMDTP) untuk bahan baku impor.
"Peraturannya bulan ini keluar. Sudah semua, tinggal tunggu tanda tangan presiden," ucapnya.