Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jabar Pacu Kepemilikan Hak Kekayaan Intelektual Bagi Pengusaha Kecil

Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus memacu kepemilikan hak kekayaan intelektual (HKI) bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) agar mampu berdaya saing saat pasar bebas Asean.
Adi Ginanjar Maulana & Ria Indhryani
Adi Ginanjar Maulana & Ria Indhryani - Bisnis.com 17 April 2015  |  16:34 WIB
Dirjen Hak Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM Ahmad M.Ramli (kanan) ketika berkunjung ke kantor Redaksi Bisnis Indonesia - Bisnis
Dirjen Hak Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM Ahmad M.Ramli (kanan) ketika berkunjung ke kantor Redaksi Bisnis Indonesia - Bisnis

Bisnis.com, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus memacu kepemilikan hak kekayaan intelektual (HKI) bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) agar mampu berdaya saing saat pasar bebas Asean.

Kepala dinas Dinas Koperasi Usaha Kecil, Mikro dan Menengah Jabar Anton Gustoni mengatakan pihaknya terus menyasar dan merekomendasikan pelaku UKM agar mereka mendapatkan HKI ke pemerintah pusat. Hal tersebut dilakukan agar produk UKM mampu bersaing saat pasar bebas Asean.

Apalagi, saat ini pemerintah pusat akan memberikan insentif bagi UKM untuk mengurus HKI tersebut.

“Kami terus melakukan sosialisasi kepada pelaku UKM untuk mendapatkan HKI. Hal ini agar produk mereka bisa berdaya saing dengan impor,” katanya kepada Bisnis.com, Jumat (17/4/2015).

Selain itu, kepemilikan HKI agar produk tidak dipalsukan karena telah terdaftar. Dengan demikian, pelaku UKM bisa menggugat apabila ada produk serupa di pasaran.

“Manfaat HKI di antaranya sebagai aset berharga untuk memberikan daya dukung bagi pengembangan usaha UKM. Merek sebagai tameng pencegah dari persaingan usaha yang tidak sehat dan menjadi pemicu peningkatan daya saing,” ujarnya.

Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual Kementerian (Dirjen HKI) Hukum dan HAM mengungkapkan untuk mendorong UKM mendaftarkan merek produk yang dibuatnya, Dirjen HKI tahun ini memberikan insentif pendaftaran merek bagi 1.000 pelaku UKM.

Dirjen Hak Kekayaan Intelektual Kemenkum HAM Ahmad M. Ramli mengatakan insentif ini diberikan bagi mereka yang para pelaku UKM industri kreatif yang memang ingin mengembangkan bisnis atau jenis usaha dan sudah dilakukan sejak tiga tahun lalu.

"Kami sudah tiga tahun memberikan insentif ini, pelaku UKM bisa mendaftarkan merek produknya secara gratis agar lebih mandiri, tidak melanggar hukum dan bisa berkembang. Pada tahun ini target kita sama seperti tahun lalu, 1.000 pelaku UKM," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ukm jabar hak kekayaan intelektual
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top