Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

EKSPOR MOBIL: Ditunjang Lonjakan LCGC dan Sedan 1.500 CC

Badan Pusat Statistik mencatat nilai ekspor Januari 2015 sebesar US$437,7 juta, naik sekitar 12,3% dibandingkan periode sama tahun lalu senilai US$389,6 juta, hal ini seiring dengan adanya peningkatan ekspor pada segmen kendraan roda empat low cost green car dan sedan.
Kahfi
Kahfi - Bisnis.com 23 Februari 2015  |  12:31 WIB
Lonjakan LCGC topang kenaikan ekspor. -
Lonjakan LCGC topang kenaikan ekspor. -

Bisnis.com, JAKARTA- Badan Pusat Statistik mencatat nilai ekspor Januari 2015 sebesar US$437,7 juta, naik sekitar 12,3% dibandingkan periode sama tahun lalu senilai US$389,6 juta, hal ini seiring dengan adanya peningkatan ekspor pada segmen kendraan roda empat low cost green car dan sedan.

Sementara itu jika dibandingkan Desember 2014, nilai ekspor Januari memang agak terpaut lebih rendah 5,6%. Akhir tahun lalu, nilai ekspor telah mencapai kisaran US$464 juta, didominasi oleh kenaikan nilai ekspor mobil utuh segmen low cost green car atau LCGC dan mulai larisnya sedan produksi dalam negeri di pasaran internasional.

Kinerja Januari 2015 kembali menunjukan pertumbuhan positif dari kedua segmen tersebut, masing-masing senilai US$49,6 juta dan US$31,5 juta. Pada periode sama tahun sebelumnya, segmen LCGC hanya menyumbang nilai ekspor US$40,4 juta, sedangkan segmen sedan 1500 cc hanya US$1,2 juta.

Selain segmen kendaraan roda empat, pertumbuhan nilai ekspor kendaraan dan bagiannya itupun ditopang dengan adanya kinerja positif dari komponen, terutama gear box. Pada 2014, nilai ekspor komponen jenis itu mencapai US$34,9 juta, sedangkan tahun lalu bertambah hingga mencapai US$51,1 juta.

Direktur Statistik Distribusi BPS Titi Kanti Lestari mengatakan sepanjang tahun lalu terdapat perbaikan kinerja ekspor kendaraan roda empat utuh dikarenakan bertambahnya volume ekspor. Dia mengiyakan volume ekspor yang melonjak datang dari segmen LCGC dan sedan 1.500 cc.

Titi mengatakan kelebihan dalam eskpor LCGC tersebut adalah menurunnya jumlah impor dikarenakan berkurangnya pemakaian komponen impor. Dia pun mengakui kesuksesan program LCGC tersebut.

 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif
Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top