Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pulau Bali Pertahankan Gelar The Best Destination

Pulau Bali kembali meraih penghargaan sebagai "The Best Destination" yang kali ini dianugerahkan oleh C-Trip, sebuah online marketing wisata paling berpengaruh di China.
Redaksi
Redaksi - Bisnis.com 15 Januari 2015  |  18:27 WIB
Pulau Bali Pertahankan Gelar The Best Destination
Pulau Bali kembali meraih penghargaan sebagai "The Best Destination" yang kali ini dianugerahkan oleh C-Trip, sebuah online marketing wisata paling berpengaruh di China. - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA - Pulau Bali kembali meraih penghargaan sebagai "The Best Destination" yang kali ini dianugerahkan oleh C-Trip, sebuah online marketing wisata paling berpengaruh di China.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya dalam keterangan persnya di Jakarta, Kamis (15/1/2015), mengatakan C-Trip setiap tahun menggelar event Top 10 Best Tourism Destination Network Selection and Award Ceremony.

"Pada acara pemberian penghargaan 2014, C-Trip memberikan dua penghargaan kepada Bali yakni sebagai Best Island Tourist Destination dan nomor 2 sebagai Best Overseas Tourism City. Kita harapkan penghargaan ini akan mendorong semakin banyak wisatawan mancanegara (wisman) khususnya dari Tiongkok ke Indonesia pada tahun ini dan mendatang," kata Arief Yahya.

Acara pemberian penghargaan berlangsung di Kota Lijiang, Provinsi Yunnan pada Senin (10/1/2015) yang dihadiri sejumlah pejabat pemerintah RRT, pelaku bisnis pariwisata, serta media.

Penghargaan C-Trip memberikan pengaruh cukup besar terhadap pasar di RRT, mengingat perusahaan ini menguasai 55,9 persen pangsa pasar online pariwisata.

Menpar Arief Yahya memberikan perhatian serius dalam terobosan promosi menggunakan jalur digital (on-line).  Berbagai kegiatan seperti mobile apps, digital campaign, interactive campaign, viral marketing (facebook, twitter, youtube, blogg, dan lain-lain) akan digencarkan.

Promosi digital mempunyai pengaruh yang kuat serta memiliki jangkauannya luas serta cepat dapat direalisasikan dengan anggaran yang relatif murah. "Ternyata 70%  wisatawan China untuk mendapatkan informasi mengenai Indonesia, mereka peroleh dari internet. Ini merupakan tantangan bagi kita untuk menggencarkan strategi promosi pariwisata melalui media digital," kata Arief Yahya.

Selain promosi dan pemasaran, Menpar juga memberi perhatian serius terhadap aksesibilitas terutama penerbangan langsung (direct flight) dari kota-kota besar RRT seperti Shanghai, Guangzhou, Shenzhen, Ningbo, Hangzhou, Nanjing, dan kota besar lainnya sebagai 10 "secondary cities".

Kemenpar dan China National Tourism Administration (CNTA) bertekad untuk meningkatkan kunjungan wisatawan imbal balik hingga 2 juta wisatawan pada akhir 2015.

Tekad ini merupakan semangat bersama yang telah dituangkan dalam MoU Kerja sama Pariwisata kedua negara.

Pada Januari hingga November 2014 jumlah kunjungan wisman RRT ke Indonesia sebanyak 883.725 wisman atau menempati urutan ke-4 teratas setelah wisman dari Singapura sebanyak 1,32 juta, Malaysia 1,12 juta, dan Australia 996.032 wisman. Kunjungan wisman RRT ke Indonesia rata-rata 4 hingga 5 hari dengan pengeluaran sekitar US$100  hingga US$110  per hari.

Sementara waktu berlibur umumnya mereka memilih pada musim liburan panjang seperti; hari raya Imlek, musim liburan sekolah pada Juni-Juli, liburan Hari Buruh (Labour Day), dan liburan Golden Week yang berlangsung pada Oktober.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri pariwisata wisatawan pariwisata bali

Sumber : Antara

Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top