Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Produksi Rokok Sigaret capai 94% dari Target

Realisasi produksi sigaret selama Januari -Oktober tahun ini memenuhi sekitar 93,9% dari target setara dengan 338 miliar batang.
Dini Hariyanti
Dini Hariyanti - Bisnis.com 16 Desember 2014  |  19:35 WIB
Pekerja pabrik rokok. Produksi sigaret penuhi 94% dari target - Bisnis
Pekerja pabrik rokok. Produksi sigaret penuhi 94% dari target - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA—Realisasi produksi sigaret selama Januari -Oktober tahun ini memenuhi sekitar 93,9% dari target setara dengan 338 miliar batang.

Direktur Minuman dan Tembakau Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Faiz Ahmad menyatakan sepanjang tahun ini produksi rokok diperkirakan mencapai 360 miliar batang. Jumlah ini lebih tinggi sekitar 5,46% terhadap realisasi tahun lalu 342%.

 “Antara konsumsi dan produksi hampir sama karena life cycle produk sigaret itu pendek sekalipun ada penarikan untuk produk yang tidak laku tetapi datanya relatif tidak besar,” ujarnya saat dihubungi Bisnis, Selasa (15/12/2014).

Porsi sigaret kretek tangan (SKT) dari total produksi menyusut 1% menjadi 26%, selama tahun tahun lalu pangsa rokok ini di kisaran 27%. Pada Januari – Oktober tahun ini pangsa sigaret kretek mesin (SKM) meningkat jadi 66%, sedangkan sigaret putih mesin (SPM) tetap di kisarann 6%.

Ketika ditanya prognosis produksi rokok pada tahun depan Kemenperin enggan menyebutkan angka. Ini disebabkan peta jalan industri hasil tembakau periode 2015 – 2020 belum selesai dibahas. Pembahasan draf peta jalan ini akan dilanjutkan pada awal tahun depan.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri hasil tembakau
Editor : Ismail Fahmi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top