Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Produsen Rokok Keluhkan Rencana Kenaikan Cukai

Produsen sigaret menilai rencana kenaikan cukai rokok 10,2% pada tahun depan berpotensi menurunkan volume penjualan.
Dini Hariyanti
Dini Hariyanti - Bisnis.com 15 September 2014  |  11:02 WIB
Perkerja Pabrik Rokok - Antara
Perkerja Pabrik Rokok - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Produsen sigaret menilai rencana kenaikan cukai rokok 10,2% pada tahun depan berpotensi menurunkan volume penjualan.

Corporate Secretary PT Wismilak Inti Makmur Tbk, Surjanto Yasaputra mengatakan kenaikan cukai rokok akan berimbas kepada daya beli konsumen. Pasalnya kebijakan ini akan meningkatkan harga jual sigaret.

“Untuk sementara waktu cukai itu bisa berdampak terhadap penjualan apalagi kalau kenaikannya dibarengi dengan kenaikan harga barang lain,” katanya saat dihubungi Bisnis.com, Senin (15/9).

Dia mengemukakan sekalipun terjadi penurunan penjualan pasca kenaikan cukai, tidak semua merek merasakannya dalam jangka pendek. Penyusutan pasar sementara waktu akan menimpa produsen sigaret yang mapan.

"Namun untuk produk yang permodalannya tak kuat, bisa jadi dampaknnya malah bersifat jangka panjang bahkan permanen".

Sepanjang tahun lalu tercatat ada 800 perusahaan rokok dengan total produksi mencapai 346 miliar batang. Cukai yang masuk ke negara senilai Rp103,6 triliun.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cukai rokok industri hasil tembakau
Editor : Yusran Yunus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top