Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemerintah Baru Dituntut Jadikan Perumahan Agenda Nasional

Pemerintah baru yang akan terbentuk pasca-pemilihan umum presiden diharapkan mampu menjadikan sektor penyediaan papan sebagai agenda prioritas pembangunan nasional dengan sistem yang menyeluruh.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 25 April 2014  |  05:46 WIB
Kebutuhan terhadap rumah masih tinggi  - bisnis.com
Kebutuhan terhadap rumah masih tinggi - bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah baru yang akan terbentuk pasca-pemilihan umum presiden diharapkan mampu menjadikan sektor penyediaan papan sebagai agenda prioritas pembangunan nasional dengan sistem yang menyeluruh.

Pemerhati bidang properti Panangian Simanungkalit menyatakan pascapemerintahan Orde Baru kondisi perumahan dan permukiman nasional semakin menurun.

Backlog (kelangkaan hunian) terus bertambah, dari  5,3 juta unit pada 2004 menjadi 15 juta unit pada tahun lalu. Permukiman kumuh bertambah 50% sejak 2004 menjadi 68.000 ha akibat urbanisai,” ungkapnya, Kamis (24/4/2014).

Dengan kebutuhan terhadap rumah yang masih tinggi, baik yang formal maupun non formal, Panangian berharap pemerintahan yang baru dapat memberikan perhatian yang lebih pada sektor yang memiliki fungsi strategis ini.

Dia berharap pemerintah berfokus pada penanganan pasokan yang selama ini masih kurang dan terpaksa dibebankan kepada pihak swasta.

“Untuk permintaan yang sangat tinggi kita tidak khawatir. Pasokan mesti dibenahi. Dan pembiayaan dikuatkan,” imbuhnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pilpres 2014 perumahan rakyat
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top