Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mau Keluar Negeri, Vaksinasi Dulu Yaa

Kemudahan akses, dan menjamurnya penawaran paket perjalanan dengan harga terjangkau, serta pengajuan izin untuk mengunjungi suatu negara, ternyata mempengaruhi peningkatan arus wisatawan Indonesia ke luar negeri.
Rahmayulis Saleh
Rahmayulis Saleh - Bisnis.com 23 April 2014  |  22:45 WIB
Selama ini vaksinasi sebelum ke luar negeri belum diwajibkan.  - Bisnis.com
Selama ini vaksinasi sebelum ke luar negeri belum diwajibkan. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Kemudahan akses, dan menjamurnya penawaran paket perjalanan dengan harga terjangkau, serta pengajuan izin untuk mengunjungi suatu negara, ternyata mempengaruhi peningkatan arus wisatawan Indonesia ke luar negeri.

Tingginya lalu lintas manusia antar negara, baik itu untuk tujuan wisata, studi, dan beribadah seperti umroh dan haji, ikut meningkatkan risiko penularan penyakit mematikan, termasuk meningitis semakin besar. Padahal, jatuhnya korban penularan penyakit mematikan, bisa dicegah melalui vaksinasi.

"Vaksinasi merupakan persiapan kesehatan penting sebelum berpergian ke luar negeri. Itu untuk mencegah berbagai penyakit mematikan yang dapat menjangkiti wisatawan," kata dokter Iris Rengganis dari Divisi Alergi Imunologi Klinik, Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM, Rabu (23/4/14).

Dia menuturkan kesadaran masyarakat Indonesia terhadap pentingnya vaksinasi sebelum berpergian ke luar negeri masih rendah, dan dinilai jauh lebih kecil dibandingkan dengan pelancong dari negara lain.

Selama ini vaksinasi sebelum ke luar negeri belum diwajibkan. "Itu menyebabkan masyarakat belum sadar terhadap pentingnya vaksinasi," ujarnya di sela-sela acara bertema Berwisata dan Belajar dengan Sehat dan Aman di Luar Negeri.

Dia menjelaskan meningitis merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri meningokokus, yang menyerang selaput otak dan sumsum tulang belakang. Infeksi tersebut bisa terjadi karena adanya peradangan yang disebabkan oleh virus maupun bakteri pada selapu tersebut.

"Penularan dapat terjadi melalui kontak langsung dengan penderita, atau terpaparnya cairan tubuh penderita meningitis melalui ludah, dahak, ingus, cairan bersin, dan cairan tenggorokan penderita. Bakteri-bakteri itu dapat juga disebarkan melalui pertukaran udara dari pernapasan," ungkap Iris.

Dia menambahkan Australia, Amerika Serikat, dan Arab Saudi, merupakan tiga negara daerah endemis meningitis meningokokus. Selain negara maju tersebut, ada Gambia, Ethiopia, dan Kenya yang juga negara endemis.

Berkaitan dengan peringatan Hari Meningitis Sedunia yang diperingati setiap 24 April, lanjutnya, vaksinasi menjadi hal dianjurkan bagi calon wisatawan dan mahasiswa, untuk mencegah penularan infeksi meningitis yang dapat mengakibatkan kematian.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

vaksinasi
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top