Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PENERAPAN SVLK: Ekspor Kayu IKM Jateng Terancam

Ketua asosiasi mebel kayu dan rotan Indonesia (Amkri) Jateng Bernardus Arwin menilai penerapan SVLK berpotensi mengancam ekspor mebel dan barang dari kayu asal Jateng.
Pamuji Tri Nastiti
Pamuji Tri Nastiti - Bisnis.com 21 April 2014  |  16:00 WIB
Amkri mendukung penangguhan penerapan SVLK dalam setahun.  - bisnis.com
Amkri mendukung penangguhan penerapan SVLK dalam setahun. - bisnis.com

Bisnis.com, SEMARANG - Ketua asosiasi mebel kayu dan rotan Indonesia (Amkri) Jateng Bernardus Arwin menilai penerapan SVLK berpotensi mengancam ekspor mebel dan barang dari kayu asal Jateng.

Menurut dia, industri mebel khususnya skala kecil belum siap meskipun penerapan SVLK telah ditangguhkan setahun hingga 2015. Bahkan waktu setahun dianggap tidak akan mengejar sertifikasi karena teganjal biaya pengurusan yang mahal.

"Padahal SVLK nantinya jadi salah satu syarat ekspor, kalau tidak ada itu, bisa jadi ekspor Jawa Tengah anjlok," tegasnya.

Amkri mendukung penangguhan penerapan SVLK dalam setahun, meskipun pihaknya pesimistis penerapannya akan berjalan mulus mendorong serapan produk dalam negeri ke pasar internasional.

"Kami kembalikan ke pemerintah, apakah mau menyuntikkan dana ke IKM atau memaksakan cetak stempel dengan risiko produk belum tentu diakui internasional."

Subsidi pemerintah kepada IKM mebel dan furnitur, menurut Arwin cukup relevan. Pasalnya sebagian besar industri membeli kayu dari Perhutani untuk berproduksi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

slvk
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top