Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PENERAPAN SVLK: Asosiasi Minta Pemerintah Subsidi IKM

Pengusaha mebel di Jawa tengah berharap pemerintah memberikan subsidi pengurusan sertifikat verifikasi legalitas kayu (SVLK) sehingga dampaknya tidak mengganggu ekspor.
Pamuji Tri Nastiti
Pamuji Tri Nastiti - Bisnis.com 21 April 2014  |  15:58 WIB
Pembuatan SVLK membutuhkan dana minimal Rp20 juta hingga Rp60 juta  - Ilustrasi
Pembuatan SVLK membutuhkan dana minimal Rp20 juta hingga Rp60 juta - Ilustrasi

Bisnis.com, SEMARANG - Pengusaha mebel di Jawa tengah berharap pemerintah memberikan subsidi pengurusan sertifikat verifikasi legalitas kayu (SVLK) sehingga dampaknya tidak mengganggu ekspor.

Ketua asosiasi pengusaha kayu olahan (ISWA) Jateng Wiradadi Soeprayogo menilai mahalnya biaya pengurusan membuat pengusaha enggan mengurus sertifikasi.

"Dari sekitar 2.500 pengusaha baru sekitar 10% - 12% yang sudah punya SVLK, seharusnya pemerintah memberikan subsidi maksimal untuk proses mengurusnya," katanya, Sabtu (19/4/2014).

Pembuatan SVLK membutuhkan dana minimal Rp20 juta hingga Rp60 juta, sehingga memberatkan kalangan industri kecil menengah (IKM). Pada kondisi ini subsidi diharapkan bisa membantu meringankan beban pengusaha.

Ketua asosiasi mebel kayu dan rotan Indonesia (Amkri) Jateng Bernardus Arwin menilai subsidi pemerintah kepada IKM mebel dan furnitur cukup relevan. Pasalnya, sebagian besar industri membeli kayu dari Perhutani untuk berproduksi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

slvk
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top