Ketergantungan Terhadap Jalur Pantura Harus Dikurangi

Institut Studi Transportasi (Instran) menilai pemerintah harus mampu mengalihkan ketergantungan pengiriman logistik dan barang melalui Jalur Pantura ke jalur selatan dan jalur tengah Pulau Jawa.
Muhamad Hilman | 02 April 2014 20:46 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Institut Studi Transportasi (Instran) menilai pemerintah harus mampu mengalihkan ketergantungan pengiriman logistik dan barang melalui Jalur Pantura ke jalur selatan dan jalur tengah Pulau Jawa.

Sekjen Instran Ahmad Izzul Waro pengopersian double Jakarta-Surabaya merupakan solusi untuk mengatasi kemacetan di jalur utara Jawa.

Kendati demikian, pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pekerjaan Umum memiliki pekerjaan lain yakni membuat masyarakat menggunakan jalur selatan dan tengah Pulau Jawa sebagai alternatif lain selain Pantura.

"Jalan rayanya sendiri perlu ada informasi bagi calon pengguna, jangan terlalu mengandalkan jalur utara, karen masih ada jalur tengah dan selatan yang bisa mnjdi solusi distribusi jasa dan distributor. Jangan selamanya tergantung Pantura," ucapnya, Rabu (2/4/2014).

Kedua kementerian tersebut, katanya, harus berbagi peran dalam mencari solusi agar ketergantungan masyarakat terhadap jalur Pantura bisa berkurang. Misalnya, dengan memperbaiki jalur tengah dan selatan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jalur pantura

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top