Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

RI Jajaki Kerjasama Energi Terbarukan Dengan Norwegia

Indonesia dan Norwegia bertekad untuk lebih meningkatkan kemitraan di bidang energi antara kedua negara.
Saeno
Saeno - Bisnis.com 18 Maret 2014  |  11:51 WIB
Ilustrasi - Reuters
Ilustrasi - Reuters

Bisnis.com, OSLO – Pemerintah Republik Indonesia dan Norwegia menjajaki kerjasama di bidang energi.

Indonesia dan Norwegia bertekad untuk lebih meningkatkan kemitraan di bidang energi antara kedua negara.

Hal itu mengemuka dalam Pertemuan ke-7 Konsultasi Bilateral Energi Indonesia-Norwegia di Oslo, Norwegia, 17-18 Maret 2014, seperti disampaikan Kedutaan RI di Norwegia dalam keterangan pers yang diterima Bisnis.com, Selasa (18/3/2014).

Duta Besar RI untuk Kerajaan Norwegia Yuwono A. Putranto menjelaskan pertemuan ini merupakan forum dialog yang digelar tiap 2 tahun guna membahas kerja sama konkret di sektor migas, energi terbarukan, lingkungan, dan efisiensi energi serta kebijakan terkait.

Dalam sambutannya pada sesi pembukaan di Oslo, Senin (17/3), Yuwono menekankan pentingnya dialog ini memberikan kontribusi terhadap pencapaian energi terbarukan pada tahun 2025 seperti ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah mengenai Kebijakan Energi Nasional.

Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Delegasi RI dalam pertemuan ini, Dirjen Migas Kementerian ESDM, A. Edy Hermantoro, menekankan perlunya lebih mendorong aktifitas-aktifitas bersama pengembangan energi kedua negara.

“Di samping itu, Indonesia juga terus mendorong peningkatan investasi Norwegia di bidang energi dan energi terbarukan, mengingat kemajuan dan keahlian yang dimiliki Norwegia,” tutur Edy, selaku Co-Chairs pertemuan ini bersama dengan Dirjen Kementerian Perminyakan dan Energi Norwegia, Odd Sverre Haraldsen.

Pertemuan ke-7 Konsultasi Bilateral Energi Indonesia-Norwegia dihadiri wakil-wakil pemerintah, BUMN, akademisi dan kalangan swasta/industri dari kedua negara.

Delegasi Indonesia di antaranya terdiri dari Kementerian ESDM, Kemlu RI, KBRI Oslo, SKK Migas, PT Pertamina, PT Medco E&P, dan ITB.

Dari Norwegia di antaranya dihadiri oleh Duta Besar Norwegia untuk Indonesia, wakil-wakil dari Kementerian Perminyakan dan Energi Norwegia, Kemlu Norwegia, serta kalangan industri seperti Statoil, Höegh LNG, Tinfos AS, Intsok dan DNV GL-Carbon Capture & Storage.

Topik-topik yang dibahas yaitu migas, energi terbarukan dan kelistrikan, dan lingkungan serta isu-isu terkait.

Selama 2 hari pertemuan, Delegasi berkesempatan mengunjungi 2 lokasi industri energi Norwegia di sekitar Oslo, yaitu pusat hydroelectric dan rainpower di Ranafos dan industri transportasi migas di Kongsberg Maritime.

Norwegia merupakan salah satu negara terdepan di bidang pengembangan energi terbarukan dan teknologi pengolahan migas.

Lebih dari 90% kebutuhan energi Norwegia dipenuhi melalui pemanfaatan hydropower.

Norwegia juga menggunakan tenaga angin dan gelombang laut sebagai sumber energi.

Duta Besar Norwegia untuk Indonesia, Stig Traavik, yang hadir dalam pertemuan ini menyampaikan bahwa dalam beberapa tahun terakhir aktifitas kerja sama di bidang energi antara Indonesia dengan Norwegia terus mengalami peningkatan.

“Saat ini, program kerja sama pengembangan energi yang tengah berlangsung diantaranya proyek energi terbarukan di Sumba, carbon capture and storage di Bandung, dan biogas di Lampung, Bali, NTB, NTT dan Sulawesi,” jelasnya.

Kerja sama riset juga terus berkembang, diantaranya melalui MoU yang ditandatangani pada saat kunjungan Pangeran dan Putri Mahkota Norwegia ke Indonesia tahun 2012, yaitu antara Statoil, the Norwegian University of Science and Technology (NTNU) dan ITB.

Indonesia dan Norwegia tengah membahas kerja sama antar universitas yang difokuskan pada clean energy dan underground technology.

Program pelatihan pengelolaan hydropower yang melibatkan PT PLN juga akan berlangsung pada bulan Maret ini.

Beberapa industri besar Nowegia tercatat aktif bermitra dengan industri di tanah di antaranya Statoil, Höegh LNG, KF Gruppen, dan Tinfos AS.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

energi terbarukan

Sumber : KBRI Oslo

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top