Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Iuran Perumahan Dikurangi, Pekerja Berpenghasilan Tak Tetap Boleh Ikut?

Jika keterlibatan pemberi kerja dalam iuran tabungan perumahan rakyat (tapera) tidak signifikan, pemerintah harus dapat meningkatkan jumlah kepesertaan.
Fatia Qanitat
Fatia Qanitat - Bisnis.com 02 Januari 2014  |  19:13 WIB
 Pekerja dengan penghasilan tidak tetap diharapkan boleh ikut tapera -  Bisnis.com
Pekerja dengan penghasilan tidak tetap diharapkan boleh ikut tapera - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA—Jika keterlibatan pemberi kerja dalam iuran tabungan perumahan rakyat (tapera) tidak signifikan, pemerintah harus dapat meningkatkan jumlah kepesertaan.

Menurut Ketua Komite Tetap Kebijakan Bidang Properti dan Kawasan Industri Kadin F. Teguh Satria, meski secara besaran persentase iuran tidak terlalu besar, hal itu bisa ditutupi jika jumlah keanggotaan peserta dapat ditambah.

“Dalam draft yang saya baca, keanggotaan ini dibatasi pada warga negara yang berpenghasilan tetap. Kalau dibatasi seperti itu, jumlahnya sangat terbatas,” ujarnya saat dihubungi Bisnis, Kamis (2/1/2014). Dia memperkirakan jumlah pekerja di Indonesia (berpenghasilan tetap/tidak tetap) mencapai 115 juta orang.

Jika hanya berdasarkan kepada pekerja yang berpenghasilan tetap, tuturnya, hanya 30% dari keseluruhan pekerja tersebut. Jika jumlah peserta terbatas sementara besaran iuran juga tidak besar, program tersebut tidak akan terlalu berpengaruh signifikan.

Menurutnya, besaran iuran cukup 2%, yang ditanggung dari pekerja sebesar 1%, dan pemberi kerja 1%. Dia mengkhawatirkan pekerja atau pemberi kerja akan mengeluh, jika besaran persentase melebihi dari jumlah tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tapera sharing tapera
Editor : Setyardi Widodo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top