Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Operator Kapal Offshore Butuh Dukungan Perbankan Nasional

Bisnis.com, JAKARTA- Operator kapal penunjang operasi lepas pantai (offshore) mengharapkan kalangan perbankan nasional lebih aktif menyalurkan pendanaan kepada perusahaan yang bergerak pada sektor ini.Direktur PT Logindo Samuderamakmur, operator kapal
Amri Nur Rahmat
Amri Nur Rahmat - Bisnis.com 10 Oktober 2013  |  13:36 WIB
Operator Kapal Offshore Butuh Dukungan Perbankan Nasional
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA- Operator kapal penunjang operasi lepas pantai (offshore) mengharapkan kalangan perbankan nasional lebih aktif menyalurkan pendanaan kepada perusahaan yang bergerak pada sektor ini.

Direktur PT Logindo Samuderamakmur, operator kapal offshore, Rudy Kusworo mengatakan dukungan perbankan nasional kepada operator kapal domestik masih cenderung rendah, padahal potensi sektor offshore semakin menjanjikan seiring dengan penerapan azas cabotage. 

"Apalagi dua tahun kedepan seluruh kegiatan offshore termasuk kegiatan konstruksi lepas pantai dan survei seismik tidak bisa lagi dilakukan oleh kapal asing. Sehingga kami butuh dukungan perbankan dengan porsi yang jauh lebih besar," ujarnya, Kamis (10/10/2013). 

Rudy mencontohkan, untuk pengadaan kapal offshore jenis Anchor Handling Tug Supply (AHTS) PT Logindo, porsi pendanaan dari perbankan asing mencapai 70% dari total US$150 juta atau sekitar Rp1,68 triliun untuk belanja modal perseroan terkhusus pengadaan kapal offshore pada 2013 dan 2014. 

"Kami berharap perbankan nasional bisa lebih melirik sektor ini [offshore], agar kebutuhan kapal bisa segera teratasi sesuai dengan penerapan azas cabotage," kata Rudy. (ltc)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kapal galangan kapal
Editor : Linda Teti Silitonga
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top