Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IPW Minta Dana fasilitas Umum Jadi Bantuan Uang Muka

Bisnis.com, JAKARTA—Indonesia Property Watch (IPW) berharap pemerintah dapat mengalihkan bantuan biaya prasarana dan utilitas umum (PSU) kepada bantuan pembiayaan uang muka rumah sederhana.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 30 September 2013  |  21:54 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Indonesia Property Watch (IPW) berharap pemerintah dapat mengalihkan bantuan biaya prasarana dan utilitas umum (PSU) kepada bantuan pembiayaan uang muka rumah sederhana.

Direktur Eksekutif IPW Ali Tranghanda alokasi dana PSU yang yang dikucurkan oleh Kemenpera bagi pengembang perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) rentan terhadap penyelewengan dan hingga saat ini tidak berjalan sesuai dengan tujuannya.

Menurutnya, alokasi senilai Rp4,2 juta bagi setiap rumah seharusnya dapat menjadi stimulus bagi pengembang untuk mau membangun rumah MBR sekaligus menekan harga rumah yang ada.

 “Sangat disayangkan, itu [penurunan harga rumah] sama sekali tidak terjadi,” katanya kepada Bisnis, Senin (30/9/2013).

Dengan bantuan tersebut, seharusnya harga rumah dapat lebih rendah karena biaya pembangunan prasarana dan utilitas disediakan oleh pemerintah. Namun dalam kenyataannya, dia menerangkan  hal tersebut jauh dari tujuan dilakukannya bantuan dana PSU.

“Itu tidak efektif. Itu malah seakan-akan dijadikan dana penerimaan oleh pengembang nakal dengan mengatasnamakan pengembang MBR,” terangnya.

Dia menjelaskan pengucuran dana PSU dengan sistem reimburse kepada Kemenpera juga luput dari pengawasan. Kemenpera, sebutnya, tidak melakukan fungsi pengawasan untuk melihat sejauh mana dana tersebut efektif untuk menurunkan harga rumah.

Sementara itu, ujarnya, alokasi dana PSU yang sangat rentan dicairkan untuk sasaran yang tidak tepat terus bertambah dari tahun ke tahun.

Untuk itu, Ali menegaskan indikasi penyelewengan tersebut seharusnya dapat dihindari dengan mengefektifkan alokasi dana tersebut melalui bantuan pembiayaan uang muka kepada MBR.

“Ini [bantuan pembiayaan uang muka] diperkirakan dapat menghindari dan memperkecil kemungkinan praktek korupsi dan kolusi di kalangan terkait,” katanya.  (ra)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

properti ipw dana psu
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top