Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Arwana Pacu Kapasitas Pabrik Keramik Di Palembang

Bisnis.com, JAKARTA - Produsek keramik PT Arwana Citramulia Tbk menargetkan penambahan kapasitas produksi pabrik di Palembang mencapai 25 juta m2/tahun dalam beberapa tahun ke depan.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 12 September 2013  |  17:35 WIB
Arwana Pacu Kapasitas Pabrik Keramik Di Palembang

Bisnis.com, JAKARTA - Produsek keramik PT Arwana Citramulia Tbk menargetkan penambahan kapasitas produksi pabrik di Palembang mencapai 25 juta m2/tahun dalam beberapa tahun ke depan.

Presiden Direktur dan CEO Arwana Citramulia Tandean Rustandy mengatakan saat ini pabrik keramik Arwana di Palembang masih berkapasitas 8 juta m2/tahun.

"Nanti secara bertahap kami memperbesar kapasitasnya," katanya kepada Bisnis di pabrik keramik Arwana Plant I, Pasar Kemis, Tangerang, Rabu (11/9/2013).

Pabrik keramik Palembang yang sudah beroperasi pada pertengahan tahun ini merupakan pabrik ke 4 Arwana.

Pabrik pertama di Arwana Plant I (Pasar Kemis Tangerang) memiliki luas lahan 2,8 hektar dengan kapasitas produksi 3,7 juta m2/tahun, Arwana Plant II (Cikande Serang Banten) memiliki luas 10 ha dengan kapasitas produksi 22 juta m2/tahun,

Selanjutnya Arwana Plant III (Surabaya) memiliki luas 9 ha dengan kapasitas 19 juta m2/tahun.

Dari keseluruhan kapasitas produksi keramik sekitar 52 juta m2/tahun, Arwana hanya mengekspor 1% nya karena perusahaan fokus terhadap pasar dalam negeri.

Ekspor hanya dilakukan di beberapa negara seperti India, Thailand, Vietnam, dan Srilangka.

"Pasar kami di dalam negeri cukup bagus, pemerintah boleh saja kejar ekspor, tapi dalam negeri kita di sini banyak yang memerlukan keramik," katanya.  (ra)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

arwana citramulia pasar keramik
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top