Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Izin Reklamasi Pluit City Ditargetkan Rampung September

Bisnis.com, JAKARTA—Setelah memastikan perolehan izin reklamasi pantai utara Jakarta seluas 600 ha yang ditargetkan diperoleh pada September 2013,  sementara PT Agung Podomoro Land Tbk menyatakan  segera melakukan proses pengerukan.
Fatia Qanitat
Fatia Qanitat - Bisnis.com 31 Juli 2013  |  19:35 WIB
Izin Reklamasi Pluit City Ditargetkan Rampung September

Bisnis.com, JAKARTA—Setelah memastikan perolehan izin reklamasi pantai utara Jakarta seluas 600 ha yang ditargetkan diperoleh pada September 2013,  sementara PT Agung Podomoro Land Tbk menyatakan  segera melakukan proses pengerukan.

Proyek reklamasi pantai utara Jakarta atau Pluit City tersebut dalam rencana akan dibagi dalam tiga pulau, dengan proses pengerjaan dimulai pada pulau pertama dengan luasan lebih dari 160 ha.

Sekretaris Perusahaan PT Agung Podomoro Land Tbk Justini Omas mengungkapkan izin prinsip atas rencana reklamasi tersebut sudah diperoleh.

“Amdal (analisis dampak lingkungan) untuk pulau seluas 160 ha baru saja diperoleh, tinggal menunggu proses perolehan izin reklamasi. Kami harapkan bisa diperoleh pada September atau Oktober tahun ini,” ujarnya di sela-sela buka puasa bersama di Jakarta, Rabu (31/7/2013).

Menurutnya, setelah izin reklamasi diperoleh, perusahaan akan segera melakukan pengerukan secara bertahap. Dalam opsi yang mengemuka, setelah proses pengerukan mencapai luasan 50 ha, proses pengembangan akan dimulai.

Justini mengaku belum bisa mengungkapkan besaran pasti investasi yang disiapkan perusahaan terkait proyek tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

reklamasi agung podomoro land pluit city
Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top