JELANG RAMADHAN: Pertamina Jateng-DIY Tambah Alokasi ELG 3 Kg Sebanyak 1,3 Juta Tabung

BISNIS.COM,  SEMARANG – PT Pertamina Region IV Jateng-DIY mengalokasikan penambahan elpiji tiga kilogram (3 kg) di kedua provinsi tersebut sebesar 1.332.747 tabung atau sekitar 8% dari rata-rata konsumsi bulanan sebagi antisipasi meningkatnya
Puput Ady Sukarno | 16 Juni 2013 18:05 WIB

BISNIS.COM,  SEMARANG – PT Pertamina Region IV Jateng-DIY mengalokasikan penambahan elpiji tiga kilogram (3 kg) di kedua provinsi tersebut sebesar 1.332.747 tabung atau sekitar 8% dari rata-rata konsumsi bulanan sebagi antisipasi meningkatnya pemakaian menjelang Ramadhan tahun ini. 

Assisten External Relation Manager PT Pertamina Region IV Jateng-DIY, Heppy Wulansari mengatakan pendistribusian peningkatan pasokan tersebut dibagi dalam dua kali periode, dimana sebanyak 4% diantaranya telah disalurkan mulai 6 Juni lalu. 

“Dari alokasi 1.332.747 tabung, sebanyak 602.680 tabung telah disalurkan ke sejumlah wilayah yang membutuhkan tambahan pasokan pada 6 Juni lalu dan selebihnya atau sebanyak 730.067 tabung akan mulai disalurkan antara 18-29 Juni,” tuturnya, Minggu (16/6).

 Menurutnya dari pantauan Pertamina terdapat peningkatan konsumsi elpiji 3 kg oleh masyarakat pada sejumlah wilayah di Jateng-DIY yang diakibatkan banyaknya acara hajatan yang biasanya memang sering digelar bulan Rajab (penaggalan Isalam) pada awal Juni ini. 

“Mulai datangnya musim liburan sekolah membuat kebutuhan elpiji rumah tangga meningkat karena masyarakat lebih sering menghabiskan waktu di rumah sehingga aktivitas memasak juga meningkat,” tuturnya. 

Selain itu, lanjutnya berlangsungnya musim penghujan yang agak panjang diabndingkan biasanya juga diperkirakan mempengaruhi meningkatnya konsumsi, karena di beberapa wilayah yang selama ini banyak mengandalkan kayu bakar mulai beralih menggunakan elpiji tiga kilogram, serta bermunculannnya UMKM-UMKM yang menggunakan elpiji 3 kg. 

“Dengan penambahan pasokan diharapkan semakin memudahkan masyarakat dalam memperoleh elpiji 3 kg dan tidak akan terjadi kelangkaan dilapangan,” tuturnya. 

Pihaknya mengaku telah menyiapkan kemungkinan penambahan pasokan tersebut dapat menyentuh angka 10% meskipun dengan tambahan 8% yang sudah disiapkan itu diharapkan sudah mampu teratasi. 

“Kami berharap peningkatannya tidak mencapai lebih dari 10%, demi menjaga ketersediaan kuota hingga akhir tahun supaya tetap aman. Apalagi sebentar lagi akan masuk Ramadhan dan Lebaran, dimana kebutuhan penggunaa elpiji dapat meningkat 10%-20% dari rata-rata konsumsi bulanan,” ujarnya. 

Pihaknya mengaku juga tidak menemukan indikasi perpindahan konsumsi masyarakat dari konsumen pengguna elpiji 12 kg beralih menggunakan elpiji 3 kg akibat isu kenaikan harga elpiji tabung 12 kg. 

“Kami belum nenemukan indikasi perpindahan konsumen yang berlaih dari 12 kg menjadi 3 kg, karena selama ini pasokan yang terjadi pada tabung 12 kg tetap berjalan normal dan tidak ada penurunan signifikan,” tuturnya. 

Dia mengatakan dari penyaluran tahap pertama yang telah dilakukan Pertamina, Kota Semarang merupakan wilayah yang terbanyak mendapat tambahan, disusul Brebes, Cilacap, serta Surakarta dan sekitarnya. (dot)

Tag : pertamina, jateng, diy, 3 kg, tambah, alokasi elpiji, e
Editor : Endot Brilliantono

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top