Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PELAYARAN: Kemenhub Tak Kompromi Soal Keselamatan

BISNIS.COM, JAKARTA: Kementerian Perhubungan mengimbau aparatnya diseluruh pelabuhan untuk tidak berkompromi dalam hal pengawasan yang berkaitan dengan keselamatan pelayaran. Disisi lain operator pelayaran diminta berpartisipasi aktif menjaga keselamatan
Akhmad Mabrori
Akhmad Mabrori - Bisnis.com 14 Juni 2013  |  19:48 WIB
PELAYARAN: Kemenhub Tak Kompromi Soal Keselamatan
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA: Kementerian Perhubungan mengimbau aparatnya diseluruh pelabuhan untuk tidak berkompromi dalam hal pengawasan yang berkaitan dengan keselamatan pelayaran. Disisi lain operator pelayaran diminta berpartisipasi aktif menjaga keselamatan berlayar serta tidak hanya mementingkan keuntungan bisnis saja.

Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Bobby R.Mamahit mengatakan, keselamatan pelayaran tidak bisa diabaikan dan harus menjadi prioritas utama bagi semua pihak.

Bagi Pemerintah, ujar dia, dalam hal ini Direktorat Jenderal Perhubungan Laut  selaku regulator wajib mengingatkan agar para operator kapal harusmengedepankan keselamatan pelayaran dibandingkan untuk mendapatkan profit oriented saja.

“Aparat Perhubungan Laut khususnya yang bertugas di lapangan juga harus dapat dapat saling bekerja sama dan tidak melakukan kompromi dalam pengawasan keselamatan pelayaran. Begitu pula bagi para penumpang maupun pemilik barang harus patuh terhadap aturan atau tidak memaksakan kehendak untuk naik atau membawa barang berlebihan yang berakibat kapal menjadi overload,” ujar Bobby melalui siaran pers Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub hari ini, Jumat (14/6/2013).

Dia menyampaikan himbauan itu dalam rangka Kampanye Keselamatan Pelayaran yang diselenggarakan bertepatan dengan Peringatan Hari Pelaut Sedunia 2013 yang diperingati setiap bulan Juni.

Menurut Bobby, Kampanye Keselamatan Pelayaran juga merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam  mewujudkan transportasi laut yang aman, nyaman, selamat dan tidak hanya menjadi kebutuhan tetapi harus dijadikan budaya.

Upaya penanganan keselamatan pelayaran yang selama ini dilakukan diharapkan bukan hanya dalam bentuk penangangan musibah yang bersifat reaktif saja, tetapi harus dilakukan pada tindakan-tindakan pencegahan (preventif) yang terkelola, sehingga apa yang menjadi semboyan Kementerian Perhubungan yaitu menuju Zero to Accident  dapat terwujud. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kapal pelayaran
Editor : Sutarno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top