Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

SUBSIDI BBM: Kuota 2014 Diusulkan 52 Juta Kiloliter

BISNIS.COM, JAKARTA—Kementerian Energi dan Suber Daya Mineral (ESDM) akan mengusulkan kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi untuk 2014 sebesar 52 juta kiloliter sesuai dengan target pertumbuhan ekonomi yang telah ditetapkan.
Ahmad Puja Rahman Altiar
Ahmad Puja Rahman Altiar - Bisnis.com 10 Juni 2013  |  15:50 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA—Kementerian Energi dan Suber Daya Mineral (ESDM) akan mengusulkan kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi untuk 2014 sebesar 52 juta kiloliter sesuai dengan target pertumbuhan ekonomi yang telah ditetapkan.

“Kemarin kami sudah hitung. [kuota BBM bersubsidi] sebesar 52 juta kiloliter tahun depan,” ujar Menteri ESDM Jero Wacik usai rapat koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Senin (10/6/2013).

Kuota tersebut naik 8,3% dari kuota yang diusulkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2013 sebesar 48 juta kiloliter atau 13% lebih tinggi dari kuota yang ditetapkan dalam APBN 2013 sebesar 46 juta kiloliter.

Adapun kuota tersebut akan diusulkan pemerintah dalam RAPBN 2014. Jero menegaskan kuota tersebut telah disesuaikan dengan potensi kenaikan konsumsi BBM seiring dengan menguatnya pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan pemerintah sebesar 6,4%-6,9%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

apbn jero wacik esdm
Editor : Sepudin Zuhri
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top