Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DEMO HARGA BBM: Pekerja Tolak kenaikan harga BBM

BISNIS.COM, JAKARTA—Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia dan Majelis Pekerja Buruh Indonesia akan menggelar demo menentang rencana kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi dan pemberian bantuan langsung tunai.
R Fitriana
R Fitriana - Bisnis.com 15 April 2013  |  07:37 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA—Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia dan Majelis Pekerja Buruh Indonesia akan menggelar demo menentang rencana kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi dan pemberian bantuan langsung tunai.

Penolakan tersebut, dikatakan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, karena biaya transportasi dipastikan naik.

“Ongkos transportasi para pekerja dengan angkutan umum, termasuk ojek akan naik sampai Rp30.00 per bulan,” katanya, Senin (15/4/2013).

Menurut dia, meski pekerja tidak naik bus Damri, PPD atau busway, tapi transportasi angkot dan ojek dipastikan naik jika harga BBM bersubsidi dinaikkan pemerintah.

Tidak hanya itu, Iqbal menjelaskan pekerja/buruh akan membeli makanan dengan harga lebih mahal, dengan biaya tambahan sampai dengan Rp100.000 per bulan karena adanya inflasi.

“Harga sewa atau kontak rumah juga dipastikan naik 100.000 per bulan dan dipastikan daya beli pekerja/buruh juga akan turun sekitar 30% dari kenaikan upah minimal antara Rp500.000 hingga Rp700.000,” tuturnya.

Tidak hanya itu, dia menambahkan pemberian bantuan langsung tunai (BLT) menjelang Pemilu 2014 sangat politis, sama seperti yang dilakukan pemerintah pada 2004 dan 2009.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga BBM transportasi demo harga pekerja kspi bersubsidi blt pemberian

Sumber : R. Fitriana

Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top