Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

AKSI KORPORASI: Wijaya Karya Bangun Perumahan dan Pembangkit Listrik di Myanmar

BISNIS.COM, JAKARTA—PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) berencana mengembangkan perumahan dan pembangkit listrik di Myanmar yang akan bekerja sama dengan mitra lokal negara setempat.
Herdiyan
Herdiyan - Bisnis.com 29 Maret 2013  |  15:44 WIB
AKSI KORPORASI: Wijaya Karya Bangun Perumahan dan Pembangkit Listrik di Myanmar

BISNIS.COM, JAKARTA—PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) berencana mengembangkan perumahan dan pembangkit listrik di Myanmar yang akan bekerja sama dengan mitra lokal negara setempat.

Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) dan Pengembangan Wijaya Karya Tonny Warsono menuturkan perseroan memiliki kapabilitas untuk merancang perumahan dan pembangkit listrik.

“Kami tidak hanya membangun rumah, tetapi juga mampu mendesain perumahan yang mau dibangun,” katanya.

Saat ini, ujarnya, perseroan belum menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan perusahaan di Myanmar.

Akan tetapi, perusahaan pemerintah yang bergerak di sektor konstruksi itu menargetkan dapat mulai menjalin kerja sama pada semester I/2013.

Menurutnya, Wijaya Karya telah merancang perumahan yang tersebar di Pulau Jawa dan Sulawesi, terutama Manado, Sulawesi Utara.

Dia menjelaskan perseroan akan membangun perumahan kelas menengah di sejumlah daerah itu.

“Di Indonesia, perseroan telah memiliki 22 klaster yang didesain oleh kami. Perumahannya memiliki lingkungan yang asri,” jelasnya.

Selain kerja sama dengan perusahaan lokal di Myanmar, Wijaya Karya akan menjalin sinergi dengan perusahaan negara lainnya yang terdapat di Myanmar, seperti PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) dalam penyediaan semen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wijaya karya wika
Editor : Others

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top