Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

JAMINAN SOSIAL: Kementerian BUMN Tagih Pemisahan Aset Jamsostek

BISNIS.COM, JAKARTA--Kementerian Badan Usaha Milik Negara meminta pemisahan aset PT Jamsostek yang berasal dari iuran anggota dengan aset negara dipercepat.Pasalnya, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan beroperasi 1 Januari 2014. Lembaga
Rustam Agus
Rustam Agus - Bisnis.com 07 Maret 2013  |  17:56 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA--Kementerian Badan Usaha Milik Negara meminta pemisahan aset PT Jamsostek yang berasal dari iuran anggota dengan aset negara dipercepat.

Pasalnya, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan beroperasi 1 Januari 2014. Lembaga itu hasil pengalihan dari PT Askes dan PT Jamsostek.

"Belum ada gambaran [soal pemisahan aset], kami lagi minta," jelas Deputi Bidang Usaha Jasa Kementerian BUMN, Gatot Trihargo, di Jakarta, Kamis (7/3/2013).

Dia menilai pemisahan aset yang berasal dari iuran anggota dengan negara harus secepatnya rampung. Agar setidaknya ada waktu guna memverifikasi.

"Triwulan ketiga agar ada waktu," urainya tentang batas waktu penyerahan laporan keuangan. "Kalau mendadak terlalu berbahaya. 31 Desember 2013 tutup neraca."

Data menyebutkan aset PT Jamsostek per 31 Desember 2012 Rp137,56 triliun dengan liabilitas sebesar Rp131 trilun dan ekuitas Rp6,5 triliun.

Adapun aset PT Askes per 31 Desember 2011 sebesar Rp13 triliun dengan liabilitas Rp4,57 triliun dan ekuitas Rp8,5 triliun.

Sekretaris Kementerian BUMN Wahyu Hidayat mengingatkan  perubahan dari perusahaan negara ke badan hukum tak mudah. Oleh karena perlu segera disusun standar dan sistem keuangannya agar tetap transparan.

"Maka cari akuntan publik, bangun sistem akuntansinya. Itu mereka harus selesaikan perangkatnya sebelum 1 Januari 2014," sarannya agar proses perpindahan dari perseoran ke badan tak bermasalah.

Selama ini, kata dia, banyak badan usaha yang berubah menjadi BUMN, sehingga aset pemerintah menjadi unsur penyertaan modal.

Namun, dalam BPJS ini, berlaku sebaliknya, BUMN menjadi badan yang perlu kajian mendalam. Sejauh ini peraturan pelaksana tentang perubahan status itu sedang disusun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bumn jaminan sosial jamsostek

Sumber : Miftahul Ulum

Editor : Others
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top