Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BATAVIA SETOP OPERASI: Sriwijaya & Lion Air Siap Jajaki Rute Yang Ditinggalkan

JAKARTA—Maskapai penerbangan Sriwijaya Air dan Lion Air menyatakan akan menjajaki rute penerbangan ke sejumlah destinasi setelah tidak beroperasinya Batavia Air.Senior Manager Corporate Communication Sriwijaya Air, Agus Sudjono menilai akan terjadi
News Editor
News Editor - Bisnis.com 31 Januari 2013  |  23:48 WIB

JAKARTA—Maskapai penerbangan Sriwijaya Air dan Lion Air menyatakan akan menjajaki rute penerbangan ke sejumlah destinasi setelah tidak beroperasinya Batavia Air.

Senior Manager Corporate Communication Sriwijaya Air, Agus Sudjono menilai akan terjadi pengalihan penumpang dari maskapai Batavia Air  kepada maskapai lain pada beberapa hari ke depan.

 Agus mengungkapkan maskapai Batavia Air dalam 10 hari mengangkut penumpang hingga 150.000 penumpang.

Menurutnya terkait rute penerbangan yang tidak diterbangi oleh Batavia Air pasca pailit akan dijajaki oleh maskapai penerbangan Sriwijaya Air jika ditawarkan oleh Kementerian Perhubungan.

“Kita siap jika ada tawaran pada rute-rute itu oleh Ditjen perhubungan udara Kemenhub,” ujarnya kepada Bisnis, Kamis (31/1).

Agus mengatakan hingga akhir 2013 pihaknya akan mendatangkan 10 pesawat Boieng 737-800 next generation agar dapat mendukung target pertumbuhan penumpang 10% pada 2013. 

Sriwijaya Air pada 2012 mengangkut sebanyak 8,5 juta penumpang.

 Direktur Umum maskapai penerbangan Lion Air, Edward Sirait, menjelaskan pasca tidak beroperasinya Batavia Air jika permintaan penumpang meningkat maka pihaknya akan memperkuat  kapasitas penerbangan dengan meningkatkan frekunesi penerbangan dan membuka rute baru.

Edward menambahkan pihaknya juga akan mempercepat kedatangan pesawat yang telah dipesan dari pabrikan pesawat Boeing sejak 2007.

“Tidak menutup kemungkinan kita extra flight kalau ada permintaan meningkat tetapi bukan berarti kita menikmati diatas penderitaan orang lain,” tegasnya. 

Menurutnya kedatangan pesawat baru itu tergantung dari kesiapan pabrikan pesawat Boeing yang mengirim pesawat.

Dia menjelaskan pada Februari 2013 pihaknya akan menerima 2 pesawat Boeing 737-900 ER. (bas)

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Henrykus Nuwa Wedo

Editor : Bambang Supriyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top