Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SUBSIDI LISTRIK:Chairul Tanjung Bilang Harusnya Dikucurkan Ke Industri Padat Karya

JAKARTA-Komite Ekonomi Nasional menilai subsidi listrik seharusnya diberikan kepada industri padat karya dan industri yang mensubtitusi barang-barang impor.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 28 Januari 2013  |  19:27 WIB

JAKARTA-Komite Ekonomi Nasional menilai subsidi listrik seharusnya diberikan kepada industri padat karya dan industri yang mensubtitusi barang-barang impor.

“Keberpihakan itu harus diberikan kepada industri-industri yang spesifik sifatnya. Misalnya industri yang menyerap tenaga kerja banyak. Tentu kan kita butuh penyerapan tenaga kerja yang signifikan,” kata Ketua KEN Chairul Tanjung usai mengikuti Rapat Kerja Pemerintah, hari ini (28/1).

Sementara itu, paparnya, subsidi listrik juga bisa diberikan kepada industri-industri yang mensubtitusi barang-barang impor. Pasalnya, memproduksi barang-barang sendiri sebagai pengganti impor dinilai akan lebih menguntungkan daripada impor.

“Industri-industri yang mensubstitusi impor, daripada kita impor, sementara kalau kita bikin sendiri lebih menguntungkan kita, boleh keberpihakan itu diberikan kepada hal-hal yang seperti itu,” tuturnya.

Plt Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu Bambang Brodjonegoro menilai subsidi listrik seharusnya juga bisa diberikan kepada kegiatan yang bersifat produktif seperti industri.

Menurutnya, hal tersebut lebih bermanfaat dibandingkan dengan memberikan subsidi listrik kepada kegiatan yang sifanya konsumtif seperti pusat perbelanjaan dan rumah tangga terutama rumah tangga menengah ke atas.

“Subsidi listrik harus diarahkan kapada yang produktif atau yang miskin, bukan untuk yang sifatnya konsumtif,” tuturnya. (37/yus)
 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Winda Rahmawati

Editor : Yusran-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top