JAKARTA—Soewarna Business Park, kawasan niaga yang berlokasi di Bandara Internasional Soekarno—Hatta, mencatatkan pertumbuhan tingkat hunian atau okupansi sepanjang tahun lalu dengan jumlah penyewa mencapai hampir 100 perusahaan.
Suhandi, Senior General Manager Soewarna Business Park, mengatakan perusahaan penyewa itu berasal dari perusahaan kargo dan logistik, maskapai penerbangan, warehouse operator, dan bank yang menempatkan kantor dan gudangnya.
Dengan luas lahan Kawasan Niaga yang sudah dikembangkan sekitar 12 hektar termasuk ruang perkantoran Wisma Soewarna, tingkat hunian kini mencapai 100%.
Peningkatan okupansi juga terjadi di Kompleks Pergudangan Soewarna, sedangkan bangunan kantor konsep built to suit stabil pada tahun lalu. Kenaikan penyewa itu, katanya, menunjukkan geliatnya industri sehingga membutuhkan infrastuktur memadai guna menopang laju pertumbuhan.
“Karena itu, business park seperti Soewarna ini sangat dibutuhkan untuk industri ini,” kata Suhandi dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (25/1).
Dia mengatakan perusahaan kargo, logistik, freight forwarder, dan maskapai penerbangan merupakan penyewa utama kawasan itu. Alasannya, lokasi yang berdekatan dengan terminal kargo dan terminal penumpang di bandara memudahkan aktifitas bisnis, khususnya berkaitan dengan akses dan waktu.
Soewarna Business Park merupakan kawasan niaga terpadu di area Bandara Soekarno—Hatta. Kawasan berkonsep terintegrasi ini menawarkan komplek perkantoran dan pergudangan dipadukan dengan Klub Golf Cengkareng.
Berdiri di atas lahan 102 hektar, kawasan ini dengan dilengkapi fasilitas komersial, infrastruktur modern, efisien dan ramah lingkungan. (faa)