Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

RUSUNAWA JOGJA: Peminat membeludak, harga bakal naik?

YOGYAKARTA—Masyarakat Kota Jogja yang berminat menghuni rumah susun sewa sederhana (Rusunawa) Graha Bina Harapan, Juminahan, masih harus bersabar.Pasalnya, hingga saat ini pengelola belum dapat memastikan apakah calon penghuni yang masuk daftar
- Bisnis.com 22 Januari 2013  |  14:41 WIB

YOGYAKARTA—Masyarakat Kota Jogja yang berminat menghuni rumah susun sewa sederhana (Rusunawa) Graha Bina Harapan, Juminahan, masih harus bersabar.

Pasalnya, hingga saat ini pengelola belum dapat memastikan apakah calon penghuni yang masuk daftar waiting list sudah dapat menempati rusunawa tahun ini atau masih harus menunggu lagi.

Manager Pengelola Graha Bina Harapan Arie Christian mengatakan hingga saat ini pihaknya masih melakukan evaluasi terhadap seluruh penghuni rusunawa.

Evaluasi tersebut, lanjutnya, dilakukan untuk menginput track record penghuni selama 3 tahun terakhir diantaranya terkait ketertiban pembayaran angsuran.

“Saat ini kami masih terus melakukan evaluasi terhadap penghuni lama. Jadi belum dapat memastikan apakah penghuni saat ini akan diberi perpanjangan masa hunian atau tidak,” katanya saat ditemui, Selasa (22/1).

Sejauh ini, Arie mengatakan belum menerima permohonan masa perpanjangan masa hunian dari penghuni Rusunawa. Biasanya, ujarnya, permohonan perpanjangan masa huni baru dilakukan 1 bulan menjelang kontrak habis.

April tahun ini, merupakan batas terakhir penghuni Rusunawa Graha Bina Harapan untuk periode pertama. Masa hunian tersebut dapat diperpanjang satu kali atau selama 3 tahun ke depan.

“Mereka bisa memperpanjang masa hunian dengan catatan track record nya baik. Dengan demikian penghuni baru masih harus menunggu. Jika ada kamar kosong kami langsung infokan kepada mereka [calon penghuni],” jelasnya.

Arie menyebutkan saat ini terdapat 20 kepala keluarga yang masuk daftar waiting list penghuni Rusunawa. Dia mengakui tingginya minat masyarakat Jogja untuk dapat menghuni Rusunawa yang berlokasi di bantaran Kali Code tersebut.

“Namun, karena terbatasnya kamar maka mereka masih harus menunggu dan bersabar,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu penghuni Rusunawa Sri Yutari mengaku berencana memperpanjang masa huniannya. Perempuan yang sudah menghuni rusunawa sejak 2010 tersebut memilih memperpanjang masa hunian karena hingga saat ini belum memiliki rumah.

“Kemungkinan kami akan memperpanjang masa hunian. Kalau tidak terus mau tinggal dimana keluarga saya,” tuturnya. (Bsi)
 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Bastanul Siregar

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top