Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INDUSTRI TAMBANG: Penandatanganan 2 KK batal dilakukan

JAKARTA--Pemerintah dan pengusaha belum menyepakati sejumlah hal dalam renengosiasi 2 konrak karya dan 12 perjanjian karya pengusaha pertambangan batu bara. Akibatnya, penandatanganan renegosiasi yang dijadwalkan bulan ini dibatalkan dan kembali diundur.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 22 Januari 2013  |  18:42 WIB

JAKARTA--Pemerintah dan pengusaha belum menyepakati sejumlah hal dalam renengosiasi 2 konrak karya dan 12 perjanjian karya pengusaha pertambangan batu bara. Akibatnya, penandatanganan renegosiasi yang dijadwalkan bulan ini dibatalkan dan kembali diundur.

Hal yang belum disepakati itu terkait soal format pengganti kontrak karya (KK) dan perjanjian karya pengusaha pertambangan batu bara (PKP2B) belum ada yang cocok dan disepakati. "Padahal, 14 perusahaan itu sudah sepakat dan akan ikut segala yang ditentukan pemerintah," kata Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Thamrin Sihite di Jakarta, Selasa (22/1/2013).

Ke-14 perusahaan yang siap menandatangani renegosiasi itu kebanyakan masih tahap eksplorasi, sehingga mereka akan mengikuti apa yang diatur pemerintah. "Saat ini, tinggal menyelesaikan persoalan teknis saja,” katanya.

Meski belum dapat memastikan kapan proses penandatanaganan itu dilakukan, Thamrin mengungkapkan hal itu tidak akan mengganggu target pemerintah untuk menyelesaikan seluruh proses renegosiasi KK dan PKP2B tahun ini.

Ke-2 perusahaan pemegang KK tersebut adalah PT Tambang Mas Sable dan PT Tambang Mas Sanghie.  Adapun  12 perusahaan pemegang PKP2B yang sepakat adalah PT Asmin Bara Jaan, PT Bangun Banua Persada Kalimantan, PT Batu Alam Selaras, PT Kadya Cara Mulya, PD Baramata Produksi, PT Selo Argokencono Sakti, PT Sumber Kurnia Buana, PT Tanjung Alam Jaya, PT Mandiri Inti Perkasa, PT Dharma Puspita Mining, PT Banjar Intan Mandiri, dan PT Ekastya Yanatama.(msb)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Lili Sunardi

Editor : Martin-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top