Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PERPRES PENGADAAN TANAH: Tuntas & siap sosialisasi

JAKARTA: Pemerintah telah menyelesaikan peraturan pendukung untuk Peraturan Presiden (Perpres) no.71/2012 tentang penyelenggaraan pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum. Lucky Eko Wuryanto, Deputi Bidang Infrastruktur dan Pengembangan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 16 Januari 2013  |  20:43 WIB

JAKARTA: Pemerintah telah menyelesaikan peraturan pendukung untuk Peraturan Presiden (Perpres) no.71/2012 tentang penyelenggaraan pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum.
 
Lucky Eko Wuryanto, Deputi Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Kemenko Perekonomian, mengatakan pihaknya saat ini tinggal melakukan sosialisasi mengenai peraturan pendukung tersebut.
 
"Kita dengan BPN [Badan Pertanahan Nasional], Kemendagri, dan Kementerian Keuangan kemarin rapat, kita lagi mau susun sosiallisasi," katanya di Gedung Kemenko, Rabu (16/1/2013).
 
Sosialisasi ini, lanjutnya, tidak nantinya tidak hanya dilakukan di tingkat pusat, tetapi juga akan sampai ke daerah.

Selain itu, sosialisasi ini juga akan menentukan prioritas dari kementerian/lembaga  (K/L) yang bisa segera menerapkan peraturan pendukung ini.
 
"K/L tentunya bisa memprioritaskan menteri-menteri  mana yang didahulukan, tergantung dari proyeknya untuk bisa segera menerapkan," katanya.
 
Peraturan pendukung ini merupakan pelaksana teknis terhadap Perpres no.71/2012.

Peraturan pendukung itu terdiri dari peraturan yang disusun oleh Kementerian Keuangan, Kemenetrian Dalam Negeri, dan BPN.  (ra)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Winda Rahmawati, Hedwi Prihatmoko

Editor : Rustam-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top