Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

EKSPANSI AQUA TERGANJAL: Izin Eksplorasi Air Di Bali Dicabut

DENPASAR--Pemerintah Kabupaten Karangasem, Bali, mencabut izin eksplorasi air bawah tanah PT Tirta Investama, produsen air minum dalam kemasan merek Aqua,  di Desa Adat Peladung untuk merespons desakan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi)."Respons
News Editor
News Editor - Bisnis.com 16 Januari 2013  |  06:12 WIB

DENPASAR--Pemerintah Kabupaten Karangasem, Bali, mencabut izin eksplorasi air bawah tanah PT Tirta Investama, produsen air minum dalam kemasan merek Aqua,  di Desa Adat Peladung untuk merespons desakan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi).

"Respons masyarakat cukup negatif terhadap aktivitas itu dan demi menjaga kelestarian lingkungan hidup, maka mulai saat ini izin eksplorasi kami nyatakan dicabut," kata Wakil Bupati Karangasem I Made Sukerana dalam keterangan pers tertulisnya di Denpasar, Selasa (15/1)

Ia mengemukakan bahwa izin eksplorasi yang diberikan kepada Tirta Investama di lahan di bawah koordinasi Subak Bungbung, Desa Adat Peladung, Kecamatan Karangasem, itu sebenarnya untuk kepentingan masyarakat.

"Investor ingin mengetahui kadar air di lokasi itu bukan untuk esploitasi sumber air bersih guna kepentingan bisnis. Sebelum dikeluarkan surat izin Bupati Karangasem Nomor 01/2012 tertanggal 9 Oktober 2012, kami juga mempertimbangkan dukungan sejumlah tokoh masyarakat setempat," katanya.

Menurut Wabup, proses eksplorasi itu juga belum menghasilkan apa-apa karena baru dalam taraf pengeboran untuk menemukan sampel air di dua titik di Desa Adat Peladung.

Dengan dicabutnya izin itu, maka pihak Tirta Investama telah menghentikan aktivitas eksplorasi di desa tersebut. "Kalau masyarakat menolak, maka pemerintah pun menghormatinya dan tidak akan meneruskan upaya tersebut."

Sukerana mengakui bahwa sebagian masyarakat Kabupaten Karangasem selama ini sering kali mengalami kekurangan air bersih sehingga tidak mungkin pihaknya menjual sumber penghidupan utama itu kepada pihak investor. (Antara/if)

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswires

Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top