Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PABRIK BETON: Wika Diizinkan Pakai Lahan PT Garam Di Gresik

JAKARTA--Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan, menyambut baik keinginan PT Wijaya Karya Tbk (Wika), untuk membangun pabrik beton dengan akses pelabuhan. Nilai investasi untuk pembangunan pabrik saja mencapai Rp250 miliar.Dahlan mengungkapkan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 08 Januari 2013  |  12:58 WIB

JAKARTA--Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan, menyambut baik keinginan PT Wijaya Karya Tbk (Wika), untuk membangun pabrik beton dengan akses pelabuhan. Nilai investasi untuk pembangunan pabrik saja mencapai Rp250 miliar.

Dahlan mengungkapkan Wika akan menggunakan lahan milik PT Garam di Gresik untuk disulap menjadi kawasan industri Wika  yang akan membangun pabrik pengolahan beton, pelabuhan dan infrastruktur penunjang lainnya seperti listrik.

Terkait mekanisme kerja sama kedua perusahaan plat merah itu, Dahlan serakan kepada kedua direksi untuk membicarakan lebih detil.

Dahlan  menjelaskan Wika akan menggunakan 30 ha-50 ha dari keseluruhan lahan PT Garam yang mencapai 280 ha.

"Saya minta dipercepat pelaksanaannya, karena selama ini pabrik beton WIKA di Pasuruan sudah berproduksi maksimal. Sementara kebutuhan meningkat, kalau tidak ekspansi maka Indonesia bisa kekurangan beton," ujarnya, Selasa (8/1)

Dia mengharapkan dengan membangun pabrik baru, dapat menambah kapasitas produksi beton WIKA mencapai 200.000 ton.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Wika, Natal Argawan, mengungkapkan nilai investasi untuk proyek tersebut sekitar Rp250 miliar. Rencana pembangunan kawasan industri yang terintegrasi dengan pelabuhan akan menghemat biaya pengangkutan dan pengiriman beton. (if)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Thomas Mola

Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top