Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PT PELINDO: Pemerintah Segera Realisasikan Konsep Pendulum Nusantara

MAKASSAR--Pemerintah segera merealisasikan konsep Pendulum Nusantara pada semester I 2013, yang tahap awalnya akan menginterkoneksi secara bertahap kinerja PT Pelabuhan Indonesia.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 28 Desember 2012  |  19:17 WIB

MAKASSAR--Pemerintah segera merealisasikan konsep Pendulum Nusantara pada semester I 2013, yang tahap awalnya akan menginterkoneksi secara bertahap kinerja PT Pelabuhan Indonesia.

Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono mengatakan konsep Pendulum Nusantara dimaksudkan untuk mendorong keterbukaan rute pelayaran antara kawasan barat dan timur Indonesia secara konsisten.

“Sejauh ini pemerintah bersama PT Pelindo sebagai operator pelabuhan segera menyusun konsep Pendulum Nusantara, dengan menyiapkan enam pelabuhan sebagai rute pelayaran dan distribusi barang yang ditargetkan beroperasi efektif pada 2014 mendatang,” kata Bambang di sela-sela Year End Gathering dan Gelar Batik Seragam Sepanjang 3.050 meter di PT Pelindo IV, Jumat (28/12/2012).

Menurutnya, tahap awal pada semester I 2013 pemerintah akan menyatukan sistem kinerja Pelindo I dan II serta Pelindo III dan IV.

Sedangkan pada semester II, keempat Pelindo tersebut akan disatukan sistem operasinya.

Untuk sistem Pendulum Nusantara ini, operator pelabuhan dan para pemangku kepentingan menyediakan rute pelayaran sepanjang jalur barat dan timur Indonesia, yang beroperasi seperti pendulum.

“Kapal akan terus bergerak di rute yang sudah ditetapkan, yakni pada enam pelabuhan utama seperti Belawan, Batam, Jakarta, Surabaya, Makassar, dan Sorong,” jelasnya.

Direktur Utama PT Pelindo IV Harry Sutanto mengungkapkan pihaknya mendukung program Pendulum Nusantara tersebut.

Salah satu bentuk dukungan Pelindo IV, pihaknya akan membangun dermaga serta fasilitas terminal baru yang lokasinya direncanakan pada kawasan Makassar New Port.

“Pembangunan fasilitas dermaga itu membutuhkan investasi sekitar Rp300 miliar dan diharapkan bersumber dari APBN, APBD, serta belanja modal Pelindo IV,” kata Harry.

Dermaga tersebut akan memiliki panjang 200 meter dengan kedalaman 13 meter sehingga kapal-kapal besar berkapasitas 3.200 teus dapat bersandar di kawasan tersebut.

Dia menegaskan sistem Pendulum Nusantara diharapkan menurunkan ongkos pengiriman logistik di Indonesia karena selama ini masih terjadi perbedaan harga antara Pelindo I hingga Pelindo IV.

“Jika sistem Pendulum Nusantara sudah berjalan, Pelindo I hingga Pelindo IV akan bekerja sama menentukan satu tarif,” ujarnya. (K46)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Wiwiek Dwi Endah

Editor : Yanita Petriella

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top