Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

LNG: PLN Akan Buka Lelang Untuk Penuhi Kebutuhan FSRU Jawa Barat

JAKARTA: PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) akan membuka lelang pasokan gas alam cair (LNG) jangka panjang untuk menutup kebutuhan unit penampungan dan regasifikasi terapung (FSRU) Jawa Barat pada 2014.Namun, sebelum membuka lelang pasokan LNG, pada
Fajrin
Fajrin - Bisnis.com 27 Desember 2012  |  15:14 WIB

JAKARTA: PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) akan membuka lelang pasokan gas alam cair (LNG) jangka panjang untuk menutup kebutuhan unit penampungan dan regasifikasi terapung (FSRU) Jawa Barat pada 2014.Namun, sebelum membuka lelang pasokan LNG, pada 2013 PLN berencana membeli LNG dari pasar spot internasional apabila PLN memang kekurangan pasokan gas pada 2013.“Rencana impor LNG 2014 lagi disiapkan sama Pak Suryadi (Kepala Divisi Gas dan BBM PLN), mengenai bagaimana mekanismenya, siapa saja peluang pemasok-pemasoknya. Ini dilakukan kalau terjadi kekurangan lho yah. Untuk 2013, saya dengar pasokan LNG secara spot itu ada, satu kargo dan dua kargo dimungkinkan,” kata Direktur Utama PLN Nur Pamudji, Kamis (27/12/2012).Menurut Nur, rencana membeli LNG di pasar spot maupun lelang pasokan LNG jangka panjang dilakukan PLN sebagai langkah menyiapkan cadangan gas untuk domestik. Jadi, pihaknya harus siap menyediakan gas yang berasal dari berbagai sumber, bukan hanya satu sumber saja.“Kan kita harus siap, ini manajemen resiko, jangan mengandalkan satu sumber, kita harus siap dengan cadangan. Ini nanti bisa ke FSRU Jabar atau FSRU mana saja, jadi kalau ada kekurangan, PLN siap, belum tentu digunakan, yang penting ada cadangan,” jelasnya.Persiapan ini dilakukan PLN untuk menghilangkan resiko, jadi bukan sesuatu yang pasti. Semua tergantung akan kebutuhan gas PLN, apakah kurang atau tidak.Impor LNG diperlukan karena minimnya jatah perseroan pada 2014. PLN hanya memperoleh sebanyak 12 kargo dari sisa jatah eks Sempra yang bisa dialihkan (Sempra Diversion) dari Kilang Tangguh. Padahal, alokasi tersebut hanya bisa menutup kebutuhan Kilang Arun (Sumatra Utara) yang dialihfungsikan sebagai terminal penerimaan.(bas)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Aang Ananda Suherman

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top