PRODUKSI MINYAK: Pertamina Targetkan 235.000 BPH Tahun Depan

JAKARTA--PT Pertamina (Persero) menargetkan produksi minyak sebesar 235.000 barel per hari pada 2013. Pertamina berharap, produksi minyak Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore bisa membantu peningkatan produksi minyak Pertamina tahun depan. 
Fajrin
Fajrin - Bisnis.com 26 Desember 2012  |  16:46 WIB

JAKARTA--PT Pertamina (Persero) menargetkan produksi minyak sebesar 235.000 barel per hari pada 2013. Pertamina berharap, produksi minyak Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore bisa membantu peningkatan produksi minyak Pertamina tahun depan. 

0irektur Hulu Pertamina M Husen mengatakan target produksi minyak tahun depan sekitar 235.000-240.000 barel per hari. Menurut Husen, produksi minyak Pertamina tahun ini tidak bisa menyentuh angka 200.000 barel per hari. 

“Tahun ini tidak sampai 200.000 barel per hari, hanya sekitar 190.000-an barel per hari,” kata Husen di sela-sela acara Penandatanganan Kesepakatan Jual Beli Minyak dan Gas Bumi di kantor Kementerian ESDM, Rabu (26/12). 

Tahun depan, perseroan akan berusaha meningkatkan produksi minyak hingga 235.000 barel per hari. Adapun upaya yang dilakukan dengan meningkatkan efisiensi dan produktifitas, serta mengandalkan akuisisi blok di luar negeri. 

Selain itu, lanjut Husen, Pertamina memiliki puluhan lapangan yang bisa ditingkatkan produksi minyaknya. “Pertamina kan memang tidak ada lapangan yang besar sekali, kalau satu lapangan bisa tambah 1.000 -3.000 barel per hari, kan lumayan, lapangan kami banyak,” jelasnya. 

Di Blok WMO, Pertamina berharap bisa mendapatkan tambahan pasokan sekitar 15.000 barel per hari tahun depan. Saat ini produksi minyak WMO sekitar 16.000 barel per hari. 

“Tahun depan kita akan tambah rig di sana, sekitar 4 rig nanti di sana, semoga bisa menambah produksi di sana.” 

Untuk bisa mencapai target tersebut, maka seluruh infrastruktur produksi dan penunjang harus disiapkan. Hal ini agar kegiatan eksplorasi dan eksploitasi berjalan dengan lancar dan aman.

"Kita punya target 30.000 ribu barel per hari akhir tahun 2013 di WMO. Karena itu, infrastruktur produksi dan penunjang harus disiapkan,” lanjutnya.Kemudian, PHE WMO juga menyiapkan pemasangan pipa baru 16 inci sepanjang 21 KM, sejajar dengan jaringan pipa lama, dari lapangan PHE 38 sampai Poleng Processing Platform (PPP). PHE WMO juga sedang menunggu kedatangan rig ketiga yang diharapkan tiba di wilayah pengeboran bulan November mendatang.Memang, kata Husen, produksi Blok WMO belum meningkat secara signifikan. Pasalnya, saat diserahkan pemerintah kepada PHE, sumur-sumur yang ada di Blok WMO sedang mengalami penurunan produksi. (if)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Wan Ulfa Nur Zuhra

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top