Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INDUSTRI PETROKIMIA: Pertamina Incar Penjualan Hingga 500.000 Ton

JAKARTA-PT Pertamina (Persero) menargetkan penjualan produk petrokimia di pasar domestik dan regional bertambah 500.000 ton pada 2013.
Fajrin
Fajrin - Bisnis.com 21 Desember 2012  |  19:01 WIB

JAKARTA-PT Pertamina (Persero) menargetkan penjualan produk petrokimia di pasar domestik dan regional bertambah 500.000 ton pada 2013.

Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya mengatakan tambahan penjualan produk petrokimia tersebut akan dilakukan perusahaan patungan yang dibentuk bersama mitra.

Nantinya, setelah perusahaan patungan terbentuk sekitar pertengahan 2013, Pertamina akan langsung melakukan kegiatan pemasaran produk.

“Jadi, diharapkan, sebelum kilang petrokimia benar-benar terbangun pada 2017, Pertamina sudah mampu memasok produk petrokimia domestik dengan lebih kompetitif dan efisien,” kata Hanung, Jumat (21/12/2012).

Sebelumnya, Pertamina telah menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan tiga perusahaan petrokimia multinasional, yaitu SK Global Chemical, PTT Global Chemical, dan Mitsubishi Corporation.

Isi MoU antara lain kerja sama pembangunan pabrik petrokimia berkapasitas satu juta ton per tahun dengan perkiraan investasi Rp48 triliun atau US$5 miliar.

Selanjutnya, pada April 2013, Pertamina menargetkan sudah menetapkan satu di antara tiga perusahaan sebagai mitra pembangunan kilang petrokimia yang ditargetkan beroperasi 2017.  Kilang petrokimia direncanakan menghasilkan produk etilen 250 ribu ton, polietilen 400 ribu ton, polipropilen 350 ribu ton, dan PVC 200 ribu ton per tahun.

Sebelum pabrik terbangun pada 2017, Pertamina dan mitra terpilih akan melakukan kerja sama pemasaran produk petrokimia di pasar domestik dan regional. Dalam perusahaan patungan itu, Pertamina menetapkan kepemilikan saham minimal 51 %. (spr)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Kahfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top