Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

RUMPUT LAUT KERING: Tak Ada Bibit, Budidaya di Ternate Terhenti

JAKARTA—Produksi rumput laut kering di Ternate, Maluku Utara, terheni akibat ketiadaan pasokan bibit.Syalahuddin, petani rumput laut asal Ternate menyebut terhentinya pasokan bibit sudah berlangsung hampir satu tahun."Budidaya rumput laut
Erly Rusiawati
Erly Rusiawati - Bisnis.com 17 Desember 2012  |  20:39 WIB

JAKARTA—Produksi rumput laut kering di Ternate, Maluku Utara, terheni akibat ketiadaan pasokan bibit.Syalahuddin, petani rumput laut asal Ternate menyebut terhentinya pasokan bibit sudah berlangsung hampir satu tahun."Budidaya rumput laut sudah terhenti hampir setahun. Pemerintah Daerah juga mengaku kesulitan mencari bibit," ujarnya saat dihubungi Bisnis, Senin (17/12).Syalahuddin menambahkan saat ini hanya 1 titik budidaya rumput laut yang masih beroperasi dari 4 titik yang ada. Adapun 1 titik yang masih beroperasi mendapatkan pasokan bibit dari Maluku Utara."Di Ternate tidak ada pembudidaya bibit sehingga harus ambil ke ke daerah lain yang letaknya jauh. Ongkosnya jadi mahal," imbuhnya.Ketiadaan pasokan bibit, lanjutnya, harusnya tidak terjadi mengingat penduduk sekitar banyak yang menggantungkan hidup dari budidaya rumput laut. Walhasil, banyak petani yang memilih banting setir menjadi nelayan tradisional."Sekarang banyak yang pilih jadi nelayan tradisional dengan mencari ikan sidat. Ada juga yang yang jadi petani kelapa" jelasnya.Syalahuddin berharap Pemerintah Daerah bisa membangun sentra pembibitan rumput laut di Ternate agar para petani bisa kembali beroperasi. Potensi budidaya rumput laut di Ternate, lanjutnya, cukup besar merujuk produksi yang selalu habis terserap oleh pasar.Pemerintah Daerah, lanjutnya, bisa juga memaksimalkan potensi perikanan yang ada di Ternate."Pemerintah Daerah harusnya bisa menyusun program yang terencana sehingga produksi rumput laut tidak terhenti. Ada juga potensi ikan sidat yang bisa dikembangkan karena disini banyak sungai," ujarnya.Syalahuddin menambahkan pemerintah dan swasta harus lebih aktif melibatkan masyarakat. Menurutnya, selama ini petani hanya diperlakukan sebagai pemasok bahan baku sehingga kegiatan kelautan dan perikanan di Ternate tidak berkembang. (if) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Wan Ulfa Nur Zuhra

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top