Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PETERNAKAN SAPI: Ekspansi ke China, Santori bangun fedloter berkapasitas 90.000 ekor sapi

JAKARTA: PT Santosa Agrindo (Santori), grup Japfa, industri penggemukan sapi potong (feedlot), mengembangkan usaha penggemukan sapi ke China dengan menanamkan investasi untuk kapasitas produksi sapi mencapai 90.000 ekor per tahun.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 16 Desember 2012  |  15:13 WIB

JAKARTA: PT Santosa Agrindo (Santori), grup Japfa, industri penggemukan sapi potong (feedlot), mengembangkan usaha penggemukan sapi ke China dengan menanamkan investasi untuk kapasitas produksi sapi mencapai 90.000 ekor per tahun.

Santori sudah mengembangkan industri sapi potong terpadu di Indonesia selama lebih dari 17 tahun dan menjadi perusahaan penggemukan terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara.

Head of Government Relations & Business Development PT Santori Dayan Antoni mengatakan PT Santosa Agrindo melebarkan sayap usahanya melalui rencana kerja sama manajemen penggemukan sapi potong (feedlot) di Hekou, Shandong, China.

“Memorandum of Understanding kerja sama manajemen tersebut telah ditandatangani antara wakil Pemerintah Hekou, Shandong, dengan manajemen PT Santori di Lampung, pada 2 Desember 2012, saat kunjungan kerja delegasi pemerintah Distrik Hekou, Shandong, ke lokasi feedlot Santori di Bekri, Lampung Tengah,” ujarnya melalui siaran pers yang diterima Bisnis, hari ini.

Dia menuturkan melalui MoU tersebut, Santori dan Hekou akan bekerja sama mengembangkan usaha penggemukan sapi potong di Distrik Hekou, dengan sasaran output produksi lebih dari 90.000 ekor per tahun.

Dayan menjelaskan melalui kerja sama itu Pemerintah Hekou akan memberikan dukungan dan insentif berupa penyediaan lahan yaitu lahan peterakan sekitar 200 hektare dan fasilitas lahan pertanian sumber pakan hijauan seluas 500 ha.

Sementara itu, fasilitas infrastruktur berupa pembukaan dan pemerataan lahan, pasokan air, akses dan instalsasi listrik, sistem irigasi, sistem drainase dan pompa, akses jalan raya serta pemantauan lingkungan.

Santori, katanya, juga memperoleh subsidi dana berupa penanaman jagung dan penanaman rumput alfalfa.

Dia menambahkan lokasi feedlot direncanakan berada 60 km utara kota Dongying, sekitar 1 jam penerbangan dari Beijing, yang terletak di Provinsi Shandong yang berpenduduk 95 juta jiwa.

Selain Provinsi Shandong sendiri, pasar terbesar bagi produk daging sapi ada di provinsi sekitarnya seperti Hebei, Henan, Anhui, Shanxi, Jiangsu yang jumlah total penduduknya sekitar 500 juta jiwa. (arh)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Sepudin Zuhri

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top