Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PENERIMAAN PAJAK: Pertumbuhan PPN tak mampu dongkrak total setoran

Diena Lestari
Diena Lestari - Bisnis.com 14 Desember 2012  |  01:10 WIB
JAKARTA: Pertumbuhan penerimaan pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 28% tidak mampu mendongkrak total setoran pajak yang diperkirakan meleset ke kisaran 90% dari target APBN-P 2012. 
 
Direktur Jenderal Pajak Fuad Rahmany mengatakan hingga akhir November 2012, setoran PPN naik 28% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 
 
Realisasinya mencapai Rp290,6 triliun atau 86,5% dari target Rp336,1 triliun. 
 
"PPN kita lumayan, tumbuhnya cukup oke. Tapi tidak bisa menutupi turunnya sektor pertambangan dan industri pengolahan, karena PPN ini juga besar," katanya di Kemenkeu, Kamis (13/12/2012).
 
Menurut Fuad, krisis global menurunkan penerimaan industri sektor pertambangan dan manufaktur akibat lesunya permintaan, serta penurunan harga dan produksi. 
 
"Di akhir Desember ini banyak sekali perusahaan yang mengaku revenue-nya turun karena dampak dari krisis global," ujarnya. 
 
Selain itu, ketidakpastian ekonomi global yang menekan kinerja dunia usaha juga memengaruhi penerimaan pajak penghasilan (PPh) yang tercatat hanya mampu tumbuh 7%.
 
Realisasi tersebut jauh lebih rendah dibandingkan capaian pertumbuhan PPh tahun lalu, yakni sebesar 20%. 
 
Data Ditjen Perbendaharaan mengungkapkan setoran PPh  hingga 30 November 2012 tercatat sebesar Rp413,5 triliun atau 80,5% dari target Rp513,7 triliun. 
 
"Itu kita lagi berjuang keras agar shortfall-nya tidak terlalu besar. Itu yang lagi kita usahakan," kata Fuad. 
 
Secara umum, penerimaan pajak sudah mencapai 81,95% dari target APBN-P 2012 Rp885 triliun. Nominalnya per 30 November sudah mencapai Rp725,3 triliun. 
 
"Sektor yang tumbuh banyak yang elastisitas pajaknya rendah. Kalau sektor tambang kan elastisitasnya besar, marginnya besar, sehingga kalau tumbuh penerimaan pajaknya besar," tuturnya.  (ra)
 
 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Basilius Triharyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top