Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PELABUHAN TANJUNG PERAK: Arus Peti Kemas Capai 2,6 juta TeUS

JAKARTA—Peningkatan arus petikemas di lingkungan PT Pelindo III sampai dengan Nopember tahun 2012 menunjukkan angkutan barang melalui transportasi laut menggunakan petikemas saat ini menjadi primadona.Humas PT Pelindo III, Edi Priyanto mengatakan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 13 Desember 2012  |  20:35 WIB

JAKARTA—Peningkatan arus petikemas di lingkungan PT Pelindo III sampai dengan Nopember tahun 2012 menunjukkan angkutan barang melalui transportasi laut menggunakan petikemas saat ini menjadi primadona.Humas PT Pelindo III, Edi Priyanto mengatakan secara umum arus petikemas yang melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya sampai dengan bulan Nopember tahun 2012 terealisasi sebanyak  2.627.762 TEUS  (Twenty Foot Equivalent Units)“Arus petikemas itu berdasarkan lokasi terminal di Pelabuhan Tanjung Perak, terdiri dari : Terminal Jamrud, Nilam dan Mirah (Konvensional Pelb. Tanjung Perak) terealisir 557.927 TEUS, Terminal Berlian (PT Berlian Jasa Terminal Indonesia) terealisasi 818.984 TEUS dan Terminal Petikemas (PT Terminal Petikemas Surabaya) tercapai 1.250.851 TEUS,” ujarnya melalui siaran pers kepada Bisnis (31/12).  Arus petikemas di Pelabuhan Tanjung Perak itu masih didominasi oleh peti kemas domestik.  44,5% merupakan petikemas internasional dan 55,5% adalah petikemas domestik.Realisasi arus petikemas internasional mencapai 1.168.666 TEUS dan petikemas domestik mencapai 1.459.096 TEUS.Distribusi arus petikemas domestik di Pelabuhan Tanjung Perak didominasi oleh Terminal Berlian (PT BJTI) sebesar 49,5% atau setara dengan 721.622 TEUS, disusul Terminal Jamrud Nilam dan Mirah (Konvensional Tanjung Perak) sebesar 37,7% atau setara dengan 544.914 TEUS .Terminal Petikemas (PT TPS) yang hanya mencapai 13,2% atau setara dengan 192.560 TEUS.Distribusi arus petikemas internasional didominasi oleh Terminal Petikemas (PT TPS) sebesar 90,6% setara dengan 1.058.291 TEUS.   Diikuti oleh Terminal Berlian (PT BJTI) sebesar 8,3% atau setara dengan 97.362 TEUS dan Terminal Jamrud, Nilam dan Mirah (Konvensional Tanjung Perak) sebesar 1,1% atau setara dengan 13.013 TEUSSementara itu, arus petikemas berpendingan (reefer container) yang melalui Terminal Petikemas (PT TPS) mengalami kenaikan yang sangat signifikan, dengan prosentase kenaikan sebesar 27%.Berdasarkan data yang dihimpun dari PT TPS, sampai dengan Nopember tahun 2011 yang lalu, arus reefer container yang melalui Terminal Petikemas (PT TPS) hanya mencapai 60.461 TEUS, sedangkan realisasi sampai dengan Nopember tahun 2012 ini sudah mencapai 76.977 TEUS.Kenaikan tersebut lebih banyak dipengaruhi oleh penerapan Peraturan Menteri Pertanian tentang Impor Produk Hortikultura, maka kenaikan paling signifikan terjadi pada arus reefer import, yaitu sebesar 37 % dari 39.018 TEUS (Nopember tahun 2011) menjadi 53.561 TEUS (Nopember 2012).Untuk Arus Reefer Ekspor mengalami kenaikan 10 % dari 19.196 TEUS (Nopember tahun 2011) menjadi 21.080 TEUS per November 2012. (Bsi)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Henrykus F. Nuwa Wedo

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top