PROYEK AIR MINUM: Kementrian PU alokasikan Rp2 triliun tahun depan

JAKARTA: Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum mengalokasikan anggaran khusus untuk penanganan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) senilai Rp2 triliun tahun depan guna meningkatkan layanan air minum  secara nasional.Alokasi itu, sama dengan
Linda Tangdialla
Linda Tangdialla - Bisnis.com 11 Desember 2012  |  14:19 WIB

JAKARTA: Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum mengalokasikan anggaran khusus untuk penanganan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) senilai Rp2 triliun tahun depan guna meningkatkan layanan air minum  secara nasional.Alokasi itu, sama dengan sekitar 40% dari total kenaikan anggaran air minum nasional yang tahun depan dipatok Rp5,5 triliun. Tahun lalu, anggaran untuk peningkatan air minum nasional dialokasikan Rp3,5 triliun di Kementerian PU.

Dirjen Cipta Karya Kementerian PU Budi Yuwono mengatakan anggaran itu akan dikucurkan untuk optimalisasi pembangunan SPAM tingkat perdesaan atau perkotaan, dan SPAM di kawasam khusus.

Peningkatan anggaran, katanya, untuk mempercepat pelaksanaan prioritas pembangunan nasional, termasuk pencapaian target Millennium Development Goals (MDGs).  "Untuk mencapai target itu, kami sudah mewajibkan Pemda untuk segera menyusun Rencana Induk SPAM (RISPAM), jika belum memilikinya. Sedangkan bagi yang sudah ada, harus ditingkatkan kualitasnya agar menjadi acuan dalam Rencana Program dan Investasi Jangka Menengah (RPIJM)," kata Budi.Budi menjelaskan adapun prioritas program pelayanan air minum tahun depan a.l Pertama, untuk pengembangan  SPAM Kawasan Khusus di perbatasan, dan dukungan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). (arh)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top